Tim KKN PPM UGM Unit JT080 Jalankan Sejumlah Program di Kampung Laut Cilacap

Kegiatan pengabdian masyarakat KKN-PPM oleh Unit JT080 ini sendiri dilakukan di Desa Ujungalang dan Ujunggagak, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap

Penulis: Muhammad Fatoni | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
KKN PPM UGM Periode 2 Tahun 2021 JT080 Kala Carita 

TRIBUNJOGJA.COM - Mahasiswa KKN PPM UGM Periode 2 Tahun 2021 JT080 ‘Kala Carita’ melaksanakan program Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat secara daring di Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kegiatan ini dimulai sejak 5 Juli hingga 23 Agustus 2021.

Kegiatan pengabdian masyarakat KKN-PPM oleh Unit JT080 ini sendiri dilakukan di Desa Ujungalang dan Ujunggagak, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Desa Ujung alang dan Ujunggagak di Kampung Laut ini merupakan desa yang menyimpan potensi sumber daya alam mangrove dan sumber daya manusia yang begitu besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Namun, untuk memaksimalkan potensi tersebut, masih diperlukan upaya optimalisasi berkelanjutan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM UGM Unit JT080, Supriadianto, menuturkan tim KKN UGM ini ingin melakukan perubahan terhadap kondisi masyarakat, untuk menuju ke arah yang lebih baik melalui pengembangan sektor-sektor potensial di Kawasan tersebut.

“Salah satu sektor yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini ialah sektor pengelolaan mangrove, karena wilayah sekitar Segara Anakan ini dinilai memiliki potensi mangrove yang melimpah,” paparnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com.

Ia menambahkan, tema besar yang diangkat dalam kegiatan KKN kali ini adalah ‘Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Hutan Magrove Secara Lestari Untuk Produksi Pewarna Alami Dengan Zero Waste System.’

Selanjutnya, secara terpadu bersama dengan masyarakat dan pemerintah desa,tim KKN-PPM yang beranggotakan berjumlah 26 orang mahasiswa UGM ini melaksanakan kegiatan melalui program tema dan program non-tema.

Tim mahasiswa KKN-PPM sendiri terdiri dari empat klaster keilmuan, yakni Medika, Agro, Sosial Humaniora dan Saintek.

“Antara lain mencakup program pengembangan potensi mangrove, kesehatan, pendidikan dan sosial budaya, pertanian, peternakan, pengembangan infrastuktur, teknologi informasi, serta pembuatan website, peta, baik peta administratif maupun peta potensi wilayah,” lanjut Adi Ssaem, sapaan akrab Supriadianto.

Meski dilaksanakan secara daring karena masih dalam situasi pandemic Covid-19, para mahasiswa KKN UGM tetap bersemangat dalam melaksanakan program KKN selama 50 hari di Kampung Laut Cilacap.

Kormanit KKN, Aan Sabilladi, menyampaikan bahwa kegiatan program tema dan non tema yang diajukan dalam KKN kali ini semuanya bisa terlaksana 100 persen.

“Total ada 85 program yang terdiri dari 29 video, 15 booklet, 28 poster, 1 website, 7 leaflet, 2 peta, 1 modul, 1 buku saku dan 1 laporan kegiatan keseluruhan,” papar  mahasiswa Program Studi Kimia UGM ini. 

Sebagai acara puncak dari kegiatan KKN PPM UGM Periode 2, pada Sabtu (21/8/2021), bersama Bappeda Kabupaten Cilacap dan didukung oleh Indonesia Natural Dye Institute (INDI UGM), LPPT UGM menyelenggarakan Webinar KKN PPM UGM Kampung Laut Cilacap dengan tema ‘Kemandirian Masyarakat menuju Ekonomi Kreatif melalui Optimalisasi Potensi Kampung Laut.’

Narasumber kegiatan ini yaitu Kepala Bappeda Kabupaten Cilacap, Ir Sujito, M.Si dan Ketua INDI UGM, Prof. Dr. Ir. Edia Rahayuningsih, M.S. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved