Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 2,3 Juta Suntikan Per Hari pada September Ini
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 2,3 Juta Suntikan Per Hari pada September Ini
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pemerintah pusat terus berusaha meningkatkan laju vaksinasi Covid-19 di Tanah Air guna mempercepat tercapainya herd immunity.
Bulan September ini, pemerintah menargetkan bisa melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 2,3 juta per hari.
Pemerintah optimis bisa mencapai target tersebut jika melihat dari capaian vaksinasi yang sudah dilaksanakan dalam kurun waktu dua bulan terakhir.
Bahkan dalam kurun waktu enam pekan terakhir, mulai Juli hingga Agustus pemerintah berhasil menyuntikan vaksin sebanyak 50 juta dosis.
"Kita targetkan dalam waktu bulan September ke depan kita bisa mencapai 2,3 juta dosis suntikan per hari," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Kamis (2/9/2021).
Dante mengklaim, percepatan vaksinasi berhasil dilakukan dalam 2 bulan terakhir.
Tercatat, 50 juta suntikan vaksin pertama tercapai dalam waktu 26 pekan atau medio pertengahan Januari hingga akhir Juni 2021.
Namun, 50 juta suntikan vaksin kedua tercapai hanya dalam waktu 6 pekan atau Juli hingga akhir Agustus.
Pada bulan Agustus saja, kata Dante, jumlah vaksin bertambah 43 juta dosis dan telah distribusikan sebanyak 8-15 juta dosis ke berbagai daerah.
Dante mengimbau seluruh pemerintah dan dinas kesehatan daerah terus mendorong percepatan vaksinasi, utamanya bagi kelompok rentan, seperti lansia dan mereka yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.
Sebab, baru sebagian kecil lansia yang sudah divaksin atau sekitar 25 persen.
Padahal, menurut data, lebih dari 50 persen kasus kematian pasien Covid-19 di rumah sakit berasal dari kalangan lansia dan pasien dengan komorbid.
Baca juga: Kadipaten Pakualaman Akan Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 Pada 2.000 Orang
Baca juga: BEM KM UPN Veteran Yogya Bersama TNI AL Gelar Vaksinasi Massal di Kampus
"Kita harus bekerja keras agar kelompok ini menjadi salah satu prioritas di daerah dari semua elemen masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan vaksinasi, sehingga kelompok ini menjadi salah satu kelompok yang harus tetap terus kita jaga," kata Dante.
Dante pun meminta masyarakat tetap waspada terhadap penularan virus corona meski kini jumlah penduduk yang divaksin semakin meningkat.
Ia mengingatkan bahwa sejumlah negara yang tingkat vaksinasinya sudah di atas 50 persen dari jumlah penduduk seperti Amerika Serikat, Inggris, Israel, dan Jepang kembali mengalami lonjakan kasus.
Hal itu terjadi karena kendurnya penerapan protokol kesehatan.
Dante mewanti-wanti seluruh pihak tetap menerapkan 5M atau memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
"Dan segeralah untuk divaksinasi karena vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan telah terbukti mampu menurunkan laju penyebaran virus," kata dia. (*)