BEM KM UPN Veteran Yogya Bersama TNI AL Gelar Vaksinasi Massal di Kampus
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UPN Veteran Yogyakarta menggelar acara vaksinasi massal di lingkungan kampus pada 31 Agustus - 1 September 2021
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UPN Veteran Yogyakarta menggelar acara vaksinasi massal di lingkungan kampus selama dua hari berturut-turut. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 31 Agustus dan 1 September 2021 tersebut, terselenggara berkat kerja sama BEM KM UPN Veteran Yogyakarta, bersama pihak kampus serta Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta.
Adapun langkah itu digelar sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi Covid-19. Sehingga diharapkan hal ini mampu mempercepat terciptanya kekebalan kelompok (herd immunity).
Hal ini penting dilakukan lantaran untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, maka diperlukan kerjasama dari berbagai pihak. Tak hanya soal kepatuhan terhadap protokol kesehatan, tapi juga kesadaran akan pentingnya vaksinasi.
Berdasarkan rilis yang diterima TRIBUNJOGJA.COM, acara vaksinasi massal dengan menggunakan vaksin sinovac tersebut diikuti oleh 1800 orang yang berada di lingkungan kampus maupun dari luar kampus. Meliputi dari kalangan mahasiswa, para pegawai UPN Veteran Yogyakarta serta masyarakat umum
BEM KM UPN Veteran Yogyakarta berharap agar program vaksinasi ini bisa membantu menurunkan angka kasus positif maupun angka kematian akibat terpapar covid-19.
Update Covid-19 di DI Yogyakarta
Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DI Yogyakarta pada Rabu (1/9/2021) dilaporkan sebanyak 470 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 150.388 kasus.
Berdasarkan data Satgas Covid Pemda DIY, penambahan kasus baru ini diperoleh dari upaya periksa mandiri sebanyak 38 kasus dan tracing kontak kasus positif 413 kasus. Serta dengan distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 33 kasus, Bantul 218 kasus, Kulon Progo 32 kasus, Gunungkidul 66 kasus, dan Sleman 121 kasus.
Sementara untuk pasien yang mengalami kesembuhan hari Rabu kemarin dilaporkan penambahan sebanyak 1.030 kasus. Sehingga dengan demikian total sembuh menjadi 133.806 kasus.
Dari jumlah tersebut, distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 91 kasus, Bantul 295 kasus, Kulon Progo 197 kasus, Gunungkidul 176 kasus, dan Sleman 271 kasus. (TRIBUNJOGJA.COM)