Sinietron Ikatan Cinta
BANJIR AIR MATA di Sinetron Ikatan Cinta : Dikabulkan Peluk Reyna, Nino Hanya Bisa Mengutuki Diri
BANJIR AIR MATA di Sinetron Ikatan Cinta : Dikabulkan Peluk Reyna, Nino Hanya Bisa Mengutuki Diri
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM - Banjir air mata di lanjutan kisah Sinetron Ikatan Cinta. Momen paling mengharukan terjadi.
Untuk kali pertama Nino bertemu Reyna setelah mengetahui bahwa Reyna adalah putrinya.
Sesak, perih, pilu yang dirasakan Nino. Dipeluknya erat erat Reyna sembari mengutuki dirinya sendiri.
Di dalam hati, Nino terus meminta maaf pada Reyna atas apa yang dilakukannya dulu.
Nino teringat saat sengaja mengacuhkan Andin ketika meminta Nino membesuknya di rumah tahanan.
Bahkan Nino kala itu tak sudi melihat bayi yang dilahirkan oleh Andin, padahal itu adalah darah dagingnya.
Baca juga: SEMANGAT HIDUP di Sinetron Ikatan Cinta : Meski Kehilangan Penglihatan, Nino Ingin Cepat Bekerja
Hati siapa yang tak hancur melihat darah dagingnya sendiri namun tak kuasa mendekap setiap saat.
Hal ini dialami oleh Nino saat ini. Sembilu menyayat dan mengiris sejadinya setiap detik waktu berputar.
Bukan salah Nino semata memang, namun nasi telah menjadi bubur, semua karena Nino ceroboh dan termakan omongan Elsa empat tahun lalu.
Nino terbuai fitnah keji Elsa yang ditujukan untuk Andin. Kini, Nino berusaha berdamai dengan dirinya sendiri, menerima kenyataan bahwa Reyna sudah hidup bahagia bersama Andin dan Al.
Nino tak bisa tidur, ia didera gundah gulana. Nino curhat kepada Opa Can soal perjanjiannya dengan Andin.
Nino menungkapkan jika hatinya sakit jika terus dipanggil Om oleh Reyna, padahal putrinya sendiri.
Baca juga: UPDATE Daftar Pemain Baru Liga Inggris H-1 Penutupan Jendela Transfer Musim Panas 2021
Andin sudah membawa Reyna bertemu Nino. Andin menepati janjinya kepada Nino.
Namun Andin meminta syarat ke Nino agar tak mengungkapkan siapa dirinya kepada Reyna.
Mengetahui rencana Al dan Andin, Mama Rosa khawatir jika Nino melanggar janjinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nino-masih-dirawat2.jpg)