Breaking News:

Pelaku Seni dan PKL di Klaten Terima Bantuan Sembako dari Pemkab

Pelaku seni dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kembali mendapat bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Klaten.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Bupati Klaten Sri Mulyani saat menyerahkan bantuan bagi pelaku seni dan PKL di Pendopo Setda Klaten, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pelaku seni dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kembali mendapat bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Klaten.

Bantuan sendiri diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di Pendopo Setda Klaten, Jumat (20/8/2021).

"Seperti tadi yang disampaikan Bapak Kepala BPBD, saya serahkan bantuan paket sembako sebanyak 400 paket kepada masyarakat, yang terutama untuk pelaku seni, juga ada 210 paket bagi pedagang kaki lima yang ada di Jalan Pemuda ini," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: Blue Light Patrol Turunkan Angka Kriminalitas di Wilayah Bantul

Pada kesempatan itu, Ketua Satgas COVID-19 Klaten ini juga memberikan oksigen konsentrator kepada sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 di daerah itu.

Untuk kali ini, terdapat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu, Rumah Sakit RSI Klaten serta Rumah Sakit Cakra Husada yang akan menerima bantuan oksigen konsentrator itu.

Nanti, lanjutnya, juga akan diberikan bantuan oksigen konsentrator kepada 34 Puskesmas yang ada di Kabupaten Klaten.

"Termasuk, 26 kantor kecamatan akan kamu berikan bantuan oksigen konsentrator, dan RSUD Bagas Waras," terang Bupati.

Bantuan untuk pelaku seni dan PKL, jelas Bupati, sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, terutama kepada pelaku seni dan PKL terdampak pemberlakuan PPKM.

Dibeberkan Mulyani, pihaknya dalam waktu dekat ini juga bakal memberikan bantuan modal kepada pelaku UMKM, terutama para pedagang kantin yang ada di sekolah SD dan SMP.

"Kami pun juga sudah merencanakan, yang meninggal karena virus corona, ke depan kami akan memberikan santunan kepada keluarganya. Kami juga akan memberikan santunan atau beasiswa kepada anak-anak kita yang ditinggal kedua orang tuanya karena virus corona," terangnya.

Baca juga: Harga Sayur Turun Terdampak Abu Gunung Merapi, Petani di Magelang Bagikan Sayuran Gratis

Sementara itu perwakilan seniman penerima bantuan sembako Supriyadi, mengaku terbantu atas bantuan tersebut.

Menurutnya selama 2 tahun terakhir ini para seniman Klaten tidak bisa berkarya maksimal akibat pandemi COVID-19, sehingga merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Kami merasa terbantu, karena kondisi saat ini yang terjadi, selama hampir dua tahun tidak bisa bergerak apapun, selain kita virtual secara mandiri," ucap dia. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved