Teka-teki Keberadaan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Terjawab, Saat Ini Berada di UEA
Teka teki keberadaan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pasca-kabur dari negaranya beberapa hari yang lalu akhirnya terjawab.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Di sisi lain, ini bukan pertama kalinya UEA membuka tangannya kepada mantan pemimpin yang menjadi “orang yang tidak diinginkan” di negara asalnya.
Pada 2017, emirat Dubai menjamu mantan perdana menteri Thailand Yingluck Shinawatra yang dijatuhi hukuman lima tahun penjara secara in absentia.
Raja Spanyol Juan Carlos juga mengasingkan diri di UEA pada Agustus 2020 ketika muncul pertanyaan mengenai asal usul kekayaannya.
UEA juga merupakan rumah bagi pemimpin oposisi Pakistan Benazir Bhutto selama delapan tahun di pengasingan sebelum dia dibunuh di negara asalnya pada 2007.
UEA adalah salah satu dari tiga negara, termasuk Arab Saudi dan Pakistan, yang mengakui rezim Taliban memerintah Afghanistan sejak 1996 hingga akhirnya digulingkan oleh AS pada 2001.
Ghani terpilih menjadi Presiden Afghanistan pada 2014 dengan janji untuk membangun kembali negara tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mantan-presiden-afghanistan-ashraf-ghani.jpg)