Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

Aktivitas Gunung Merapi Kembali Alami Peningkatan, BPBD Klaten Imbau Warga Selalu Waspada

Gunung Merapi kembali mengalami peningkatan aktivitas dalam beberapa hari terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Twitter BPPTKG
Awan panas guguran Gunung Merapi tanggal 17 Agustus 2021 pukul 05.18 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 45 mm dan durasi 100 detik. Jarak luncur 1.300 m ke arah barat daya (K. Bebeng). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Gunung Merapi kembali mengalami peningkatan aktivitas dalam beberapa hari terakhir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten meminta warga yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Merapi untuk tetap selalu waspada.

"Masyarakat harus selalu waspada dan melihat kondisinya dan jangan sampai terkena informasi dan provokasi, selalu pantau informasi resmi," ujar Kepala BPBD Klaten Sip Anwar pada Tribun Jogja saat ditemui di Setda Klaten, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Binda DIY Targetkan Desember Tahun Ini Seluruh Pelajar di DI Yogyakarta Selesai Divaksin

Ia mengatakan, selama peningkatan aktivitas gunung setinggi 2.930 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu, desa-desa yang masuk wilayah KRB III di Klaten tidak sempat diselimuti oleh hujan abu seperti desa-desa di Magelang dan Boyolali.

"Hujan abunya di luar Klaten seperti Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Magelang. Alhamdulillah hasil koordinasi kami dengan BPPTKG selalu aman," ucapnya.

Kendati demikian, Sip Anwar kembali menegaskan jika pihaknya terus meminta warga untuk selalu waspada terutama saat malam hari.

"Ronda malam masih berlangsung hingga sekarang, kita harus waspada," ucapnya.

Ia mengatakan, jika pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan masker dan logistik bagi masyarakat yang ada di lereng Gunung Merapi itu.

Baca juga: BREAKING NEWS : PSIM Yogyakarta Taklukkan Arema FC di Laga Uji Coba

Hanya saja, ketika disinggung berapa jumlahnya, Sip Anwar mangaku tidak ingat.

"Jumlahnya saya nggak hafal, tapi kami selalu kirim bantuan. kalau tempat evakuasi juga selalu siap jika sewaktu-waktu digunakan," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Tegalmulyo, Sutarno mengatakan jika kawasan KRB III yang ada di desa yang ia pimpin terpantau kondusif meski dalam beberapa hari terakhir terjadi hujan abu di wilayah Magelang dan Boyolali.

"Kita aman terkendali. Mudah-mudahan selalu aman," imbuhnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved