Breaking News:

Pemkab Magelang Segera Realiasasikan Isolasi Terpusat untuk Pasien Covid-19

Pemerintah Kabupaten Magelang segera realisasikan tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19. Sesuai dengan laporan Dinas Kesehatan

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRUBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang segera realisasikan tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19.

Sesuai dengan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang,  posisi penyebaran Covid-19 terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Magelang terus mengalami penurunan. 

Pada Senin (16/8/2021) konfirmasi baru sebanyak 56 pasien. Angka tersebut turun, menjadi 18 pasien konfirmasi baru pada Selasa (17/08/2021).

Sehingga, total pasien konfirmasi positif  Covid-19 terhitung hingga Selasa (17/08/2021) kemarin mencapai 655 orang.

Baca juga: Gusdurian Bantu Pendampingan Psikologi Anak-anak yang Kehilangan Orang Tua karena Covid-19

"Sampai hari kemarin ,  masih dalam posisi terkonfirmasi 655 pasien, tentunya ini masih dalam batas yang harus terus diupayakan untuk dilakukan penekanan tanpa mengurangi upaya-upaya yang sudah dilakukan sebelumnya," jelas Bupati Magelang, Zaenal Arifin saat rapat koordinasi di Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (18/08/2021).

Dengan adanya capaian tersebut, Ia pun meminta agar realisasi tempat isolasi terpusat bisa segera dilakukan.

Untuk mendorong upaya yang lebih maksimal dalam mencegah penularan Covid-19 terutama pada lingkungan rumah tangga. 

"Apa lagi, sudah melakukan upaya peminjaman Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) sampai ke Kementerian Kesehatan dan sudah diberikan izin, maka  harus bisa memaksimalkannya disamping  juga memiliki Rumah Sakit Candi Umbul, Menoreh dan sebagainya. Saya berharap terkait isolasi terpusat ini bisa bekerjasama dengan TNI dan Polri, soal anggaran nanti kita bisa gunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) dari BPBD," ujarnya.

Ia juga sangat berharap, agar Kabupaten Magelang bisa turun pada level 2  bahkan 1 sehingga kegiatan masyarakat bisa kembali berjalan meskipun tetap harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved