Breaking News:

PLN UID DIY Jateng

Meyongsong Net Zero Emission, PLN Dalami Peluang Pemanfaatan Karbon Lewat CCUS

Pemanfaatan teknologi baru di sektor kelistrikan akan dioptimalkan untuk menggapai target Net Zero Emission tersebut.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Istimewa
Meyongsong Net Zero Emission, PLN Dalami Peluang Pemanfaatan Karbon melalui CCUS 

Investasi masa depan pengembangan CCUS akan bergantung pada pembentukan kerangka hukum dan peraturan, serta insentif kebijakan dari pemerintah.

"Upaya yang lebih tinggi diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan sumber daya penyimpanan CO2 di Asia Tenggara, baik di dalam maupun di lepas pantai. Tentunya disertai dengan peran penting industri keuangan internasional sebagai sumber pendanaan," jelasnya.

Sementara itu, Coordinator Clean Energy Ministerial CCUS Initiative Juho Lipponen menyampaikan meskipun teknologi CCUS menggunakan karbon sebagai sumber energi, tapi bukan berarti harus memproduksi karbon yang lebih banyak untuk memastikan suplainya.

Pemanfaatan CCUS dalam pembangkit listrik memastikan karbon ditangkap untuk digunakan kembali sebelum masuk ke atmosfer.

"CCUS juga dapat menyerap kembali karbon yang telah masuk ke atmosfer, jadi teknologi ini melengkapi pembangkit EBT lainnya, tidak saling bertentangan," ungkap Lipponen.

Dalam mencapai target bauran energi dan _Net Zero Emission_, PLN pun terus menggenjot pembangkit yang bersumber dari EBT.

Sebagai informasi, dari total kapasitas di Indonesia sekitar 63 GW pada tahun 2020, capaian EBT sudah mencapai 7,9 GB atau sekitar 13,7 persen.

PLN akan mulai mempensiunkan generasi pertama PLTU ( _subcritical_) pada 2030 dan dilanjutkan pada tahun berikutnya, sehingga pada 2060 seluruh PLTU digantikan pembangkit berbasis EBT. Di samping itu, beberapa pembangkit yang sudah berjalan akan dikonversi dengan menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, Seperti implementasi program co-firing.

Strategi lainnya terus dijalankan PLN, termasuk  pengkajian teknologi CCUS, memasifkan penggunaan kendaraan listrik, hingga mengkonversi pembangkit listrik primer tenaga diesel dan batu bara dengan pembangkit EBT secara bertahap. (rls/adv)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved