CPNS 2021

Prosedur Pelaksanaan Tes CAT untuk Peserta CPNS 2021 yang Positif Covid-19

Prosedur mengenai ujian tersebut juga mengatur ketentuan untuk peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau menjalani isolasi mandiri (isoman).

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Ist/dok
CPNS/PPPK 2021 

Tribunjogja.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengeluarkan prosedur ujian CPNS 2021 dengan metode Computer Assisted Test (CAT).

Prosedur mengenai ujian tersebut juga mengatur ketentuan untuk peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau menjalani isolasi mandiri (isoman).

Tata cara tes CAT BKN sudah rilis secara resmi bersamaan terbitnya Surat Edaran Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN serta dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021
Pendaftaran Calon Pegawai Negeri (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 (Kompas.com)

Untuk peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi wajib melapor kepada Panitia Instansi yang dilamar.

Kemudian Panitia Instansi mengirim surat kepada Kepala BKN yaitu surat permohonan agar peserta seleksi CPNS tersebut bisa dijadwalkan pada akhir seleksi di lokasi peserta tersebut mengikuti seleksi atau lokasi BKN terdekat.

Surat permohonan itu disampaikan dengan melampirkan bukti surat rekomendasi dokter dan/atau hasil swab PCR dan keterangan sedang menjalani isolasi dari pejabat yang berwenang.

Kemudian BKN nantinya akan mengatur kembali jadwal ujian CPNS 2021 bagi peserta seleksi.

Sedangkan bagi peserta seleksi yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan tidak sedang menjalani isolasi atau sudah menjalani isolasi, maka Panitia Seleksi Instansi melaporkan kepada Tim Pelaksana CAT BKN.

Peserta nantinya akan dibuatkan Berita Acara Peserta Terkonfirmasi Positif Covid-19 sesuai dengan lampiran Surat Edaran dan peserta bisa mengikuti seleksi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan di ruang khusus yang disediakan di titik lokasi.

Bagi peserta seleksi yang datang dengan suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat Celsius dilakukan pemeriksaan ulang sebanyak 2 kali dengan jarak waktu pemeriksaan 5 menit dan ditempatkan pada tempat yang ditentukan di titik lokasi.

Baca juga: Cek Kapan Jadwal Pengumuman Hasil Sanggahan CPNS dan PPPK 2021

Lalu bagaimana jika hasil pemeriksaan ulang kedua peserta tetap memiliki suhu tubuh melebihi 37,3 derajat celsius?

Peserta tersebut akan melakukan pemeriksaan dengan didampingi Tim Kesehatan untuk mendapat rekomendasi layak tidaknya mengikuti ujian.

Apabila peserta dinyatakan tidak direkomendasikan mengikuti ujian, maka peserta seleksi diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi pada sesi cadangan sesuai rekomendasi tim kesehatan.

Jadwal sesi cadangan akan ditetapkan BKN setelah Panitia Instansi berkoordinasi dengan BKN.

Jika peserta tidak mengikuti seleksi pada sesi cadangan, maka peserta seleksi tersebut akan dianggap gugur.

( MG_Tribun Jogja | Anindia Dwiningtyas Noviaristika )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved