Kabupaten Sleman

PPKM Level 4 di Sleman Dianggap Membuahkan Hasil 

Data satgas penanganan Covid-19 pada periode 2-9 Agustus, kasus penularan di Kabupaten Sleman sangat fluktuatif. Namun cenderung mengalami penurunan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kabupaten Sleman yang diadakan 2 - 9 Agustus lalu, dianggap telah membuahkan hasil.

Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswaya mengatakan angka kasus kematian akibat terpapar Covid-19 masih cukup tinggi.

Akan tetapi trend penularan kasus harian di Bumi Sembada menurun. 

"Artinya apa? Artinya giat PPKM untuk mengatasi pandemi ini sudah ada hasilnya," kata dia. 

Baca juga: Sleman Perpanjang PPKM Level 4, Bupati Kustini: Semoga Ini yang Terakhir Agar Dunia Usaha Bangkit

Data satgas penanganan Covid-19 pada periode 2-9 Agustus, kasus penularan di Kabupaten Sleman sangat fluktuatif.

Namun cenderung mengalami penurunan.

Yaitu, dari angka kasus harian di atas 400 mulai turun di angka 300 kasus perhari.

Sementara kasus kematian, berkisar antara 10 - 40 per hari. 

Sedangkan angka pasien sembuh terus bertambah. Dari 250 menjadi 450 kasus.

Selama delapan hari, periode 2 - 9 Agustus, secara keseluruhan terdapat 2.538 penambahan pasien baru, 2.878 sembuh dan 161 meninggal dunia. 

"Kasus harian menurun. Namun angka kematian masih tinggi," kata Harda. 

Baca juga: Update Covid-19 di DI Yogyakarta 11 Agustus 2021 : Tambah 1.501 Kasus, 3.378 Pasien Sembuh

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, angka kematian masih cukup tinggi sebagian berasal dari pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Karenanya upaya untuk memindahkan pasien dari isolasi mandiri menuju selter terus dilakukan.

Total kasus positif aktif Covid-19 di Kabupaten Sleman saat ini ada sekira 6 ribu orang.

Sementara ketersediaan tempat tidur di semua selter hanya sekitar 800an bed.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved