Vaksin Covid-19 Untuk Ibu Hamil dan Anak

Hari demi hari, angka kasus baru Covid-19 naik dan turun, namun dalam jumlah yang cukup besar. Pun dengan angka kematian.

Tayang:
Editor: ribut raharjo
ist
Vaksinasi yang diselenggarakan setiap hari Senin dan Kamis ini diikuti oleh masyarakat umum daerah sekitar penyangga Lanud Adi Sucipto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Angka penularan Covid-19 di Indonesia belum juga menunjukkan tanda-tanda landai.

Hari demi hari, angka kasus baru Covid-19 naik dan turun, namun dalam jumlah yang cukup besar. Pun dengan angka kematian.

Bahkan data menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat kelima kasus Covid-19 terbanyak di seluruh dunia.

Terkait hal itu, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM bersama dengan Keluarga Alumni Gadjah Mada Kedokteran (Kagamadok) mengadakan webinar, Minggu (8/8/2021).

Pada webinar itu ada sesi yang menarik, yakni terkait vaksinasi Covid ibu hamil yang disampaikan oleh dr. Irwan Taufiqur Rachman, Sp.OG(K) selaku Kepala Instalasi Maternal Perinatal RSUP DR Sardjito.

Menurut dr. Irwan, ibu hamil saat ini menjadi salah satu kelompok populasi yang berisiko.

Ini karena saat terjadi kehamilan, imun menjadi menurun dan ibu hamil banyak memproduksi cytokine.

Yang mana Covid-19 dapat mengalami perburukan apabila dalam tubuh inangnya terjadi peningkatan cytokine.

Sebanyak 51,9 persen ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 tidak menunjukkan gejala, sehingga menjadi sangat rentan pula untuk dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

"Rekomendasi dan jenis vaksin bagi ibu hamil dan ibu menyusui adalah jenis vaksin inactivated dan adjuvant seperti model RNA: Moderna, Pfizer dan J&J Janssen," ujar dr. Irwan seperti dikutip dari laman Fakultas Kedokteran UGM, Senin (9/8/2021).

Dijelaskan, berdasarakan cara kerja vaksin ini di dalam tubuh, para ahli percaya bahwa vaksin Covid-19 kemungkinan tidak menimbulkan risiko bagi ibu hamil.

"Namun perlu juga diketahui bahwa saat ini penelitian tentang keamaan vaksin Covid pada ibu hamil masih terbatas yang dikarenakan permasalahan etik," jelas dr. Irwan.

Pentingnya vaksinasi Covid pada anak

Narasumber lain, dr. Mei Neni Sitaresmi, Sp.A(K)., Ph.D., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan FK-KMK UGM memberikan pemaparan materi mengenai Vaksinasi Covid-19 pada Anak.

Menurutnya, pentingnya imuninasi/vaksin Covid-19 pada anak remaja adalah untuk memberikan kekebalan
dan membentuk antibodi terhadap penyakit tersebut.

Dengan proteksi yang lebih lama berbeda dengan penyakit alamiah yang jenis dan jumlah virusnya tidak terkontrol sehingga menyebabkan pembentukan antibodi bervariasi memungkinkan untuk terinfeksi kembali.

Efek samping dari vaksinasi pada remaja biasanya ringan dan bersifat sementara seperti: demam pusing mengantuk lesu nyeri otot mual "Apabila gejala tersebut sudah mengganggu bisa diberikan obat paracetamol," tuturnya.

Tata cara isolasi mandiri di rumah Sementara dr. Ika Trisnawati, M.Sc, Sp.PD-KP., selaku ketua Task Force Covid-19 mengangkat tema “Deteksi Dini dan Tindak Lanjut Kegawatdaruratan pada Pasien Isoman”.

World Health Organization (WHO) memberikan tata cara melakukan isolasi mandiri di rumah, yakni:

1. Pasien harus tinggal di kamar terpisah dan juga menjaga jarak setidaknya 1 meter dari pasien.

2. Menyediakan ventilasi yang baik di kamar pasien dan ruang bersama.

3. Pasien harus memakai masker medis sesering mungkin.

Menurut dr. Ika untuk melakukan deteksi dini pada pasien Covid-19 secara cepat dapat menggunakan skoring bernama Early Warning Score yang memperhatikan beberapa parameter seperti:

usia

respirasi

saturasi oksigen

suplemen oksigen

sistolik

nadi kesadaran

suhu

Adapun inti dari semua narasumber memberikan pernyataan yaitu agar tidak ragu untuk melakukan vaksin Covid-19.

Baik pada masyarakat umum, ibu hamil dan menyusui maupun anak-anak. Pelaksanaan vaksinasi harus dilaksanakan sesegera mungkin agar dapat membentuk herd imunnity di masyarakat dan keadaan akan cepat membaik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Webinar UGM: Ini Pentingnya Vaksinasi Covid Ibu Hamil dan Anak"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved