Breaking News:

Pelatih Balap Motor DI Yogyakarta Sebut Kendala Persiapan PON pada Try Out dan Lintasan

Kontingen balap motor DI Yogyakarta semakin serius mempersiapkan atletnya untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bulan Oktober 2021

TRIBUNJOGJA/ Taufiq Syarifudin
Latihan atlet balap motor DIY di kompleks Stadion Mandala Krida, Kamis (5/8/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kontingen balap motor DI Yogyakarta semakin serius mempersiapkan atletnya untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bulan Oktober 2021 mendatang, dengan latihan intensif di kompleks Stadion Mandala Krida.

Di samping saat ini status pebalap andalannya Galang Hendra Pratama masih belum bisa dipastikan absen atau hadirnya membela DIY di ajang empat tahunan tersebut.

Sebelumnya mereka juga sempat vakum latihan sejak penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tanggal 3 Juli 2021 lalu.

"Kita sudah mulai latihan intensif lagi, semua simulasi juga sudah kita lakukan, dan hari ini mulai mencoba daya tahan anak-anak memacu motornya," kata pelatih balap motor DIY, Dedy Permadi.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 7 Agustus 2021: Tambah 1.377 Kasus Baru, 83 Meninggal Dunia

Latihan yang digelar dari pukul 11.00 sampai pukul 16.00 itu diikuti oleh enam atlet, diantaranya Reza Danica, Samsul Arifin, Muhammad Hildan Kusuma, Yogi Adi Pratama, Hafid Pratamaditya, dan Veda Ega Pratama.

Keenam atlet itu kini sedang digeber dengan latihan tiga sesi, untuk pertama Dedy memberikan latihan bebas, sesi kedua mulai mengejar rekor waktu tercepat.

Lalu pada sesi ketiga latihan daya tahan selama 25 menit memacu motor di lintasan.

"Di sesi terakhir itu nanti kita lihat bagaimana catatan waktu yang didapat tiap lapnya, nanti kita lihat naik apa turun, kalau cenderung menurun dari nanti kita akan evaluasi bersama dan mencari solusi untuk mengatasinya, semisal masalahnya adalah endurance otomatis kita akan geber lagi latihan fisiknya," bebernya.

Kendalanya, semua atlet balap motor belum dapat mengikuti try out untuk mengukur hasil latihanya selama ini. Hal tersebut akibat imbas dari PPKM yang mengundur jadwal pelaksanaan kejuaraan.

Jadwal paling dekat dikatakan Dedy adalah kejuaraan balap motor yang akan diadakan di Semarang selepas PPKM tanggal 9 Agustus nanti, namun rencana tersebut bisa saja berubah karena adanya opsi perpanjangan kembali.

Baca juga: Konsumsi Vitamin dengan Takaran yang Tepat untuk Memperkuat Tubuh Melawan Virus

"Kendalanya kita sekarang ada di tryout, karena ppkm ini kejuaraan di semarang ditunda. Jelas yang kita butuhkan juga adalah latihan sirkuit permanen yang menyerupai lintasan di Merauke, dan panjang lintasan 1,6 kilometer," paparnya.

Dengan semua persiapan sampai saat ini, ketua Pengda Ikatan Motor Indonesia DIY, Eka Sulistyana optimis bahwa kontingen balap motor DIY dapat meneruskan tradisi meraih medali emas di PON.

"Kita disini ingin pertahankan tradisi kontingen balap motor DIY untuk membawa pulang medali emas ke Yogyakarta," katanya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved