4 Tanda yang Menunjukkan Bahwa Burung Anda Sedang Tidak Happy

Berikut ini merupakan tanda-tanda yang menjadi indikator bahwa burung peliharaan Anda sedang sakit hingga depresi.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
ILUSTRASI 

TRIBUNJOGJA.COM - Memiliki hewan peliharaan tentu harus siap dengan segala perawatan dan jaminan kecukupan pakan setiap saat. Anda juga harus mampu mengenali bahasa tubuh binatang untuk memahami bagaimana kondisinya. Apakah ia termasuk sehat atau sakit, apakah ia sedang gembira atau justru sedang merasa tertekan?

Ini merupakan hal yang sangat penting untuk Anda kuasai sehingga mampu mengenali sejak dini kondisi binatang peliharaan. Sehingga Anda bisa merencanakan tindakan selanjutnya, termasuk ketika binatang peliharaan sakit.

Terkait hal itu, berikut ini merupakan tanda-tanda yang menjadi indikator bahwa burung peliharaan Anda sedang sakit hingga depresi. Berikut uraiannya ;

1. Kehilangan nafsu makan

Meskipun ini bisa menjadi gejala dari beberapa jenis masalah yang berbeda pada burung peliharaan, salah satu indikator utama depresi adalah kehilangan nafsu makan.

Karena burung memiliki metabolisme yang begitu cepat, penting untuk belajar mengenalinya dengan sangat cepat jika burung Anda berhenti makan.

Penurunan berat badan bisa datang dengan cepat dan sangat berbahaya bagi burung.

Jadi jika Anda melihat bahwa asupan makanan hewan peliharaan Anda telah berubah selama dua hari berturut-turut, Anda harus menjadwalkan janji temu dengan dokter hewan untuk menyelidiki masalah tersebut.

Baca juga: Penampakan Ribuan Burung di Jalan Limaran Yogyakarta

2. Agresi

Salah satu tanda terbesar dan paling mudah dikenali bahwa seekor burung mengalami depresi adalah perubahan kepribadian yang tiba-tiba.

Seringkali, terutama pada burung beo, ini memanifestasikan dirinya sebagai agresi. Sementara agresi bisa bersifat musiman dan terkait dengan masalah hormonal, perilaku yang terus-menerus di luar karakter mungkin merupakan tanda bahwa burung Anda tidak bahagia.

Agar aman, mintalah perubahan perilaku mendadak diselidiki oleh dokter hewan untuk menyingkirkan masalah medis.

Jika burung Anda memiliki kesehatan fisik yang bersih, maka Anda harus mulai menilai apa yang terjadi dalam kehidupan burung Anda yang dapat memicu perilaku tersebut.

Baca juga: Cerita Petani Tanaman Padinya Diserbu Burung, Tiga Hari Tak Ditunggu Bisa Habis

3. Pencabutan Bulu

Ketika seekor burung mulai mencabuti bulunya, ia dapat dengan cepat berkembang menjadi masalah kronis dan menghancurkan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved