Serie A
VALENCIA (5-3) 0-0 AC MILAN: Inilah Pemain Top dan Flop Rossoneri
Kemenangan tuan rumah ditentukan lewat drama adu penalti setelah satu-satunya pemain Rossoneri yakni Rade Krunic gagal mengeksekusi penalti.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Tommaso Pobega
Pobega tampil jauh lebih baik sebagai gelandang bertahan dini hari tadi karena mulai beradaptasi dengan formasi Rossoneri.
Di atas segalanya, pemain berusia 22 tahun itu itu merasa nyaman dengan bola dan itu sangat membantu tim.
Dia memenangkan beberapa pelanggaran dan juga tidak takut untuk bermain dengan satu sentuhan, dengan membuka ruang untuk AC Milan.
Pergerakannya juga jarang salah dan tidak ada yang bisa dikeluhkan tentang penampilannya, yang bisa menjadi berita baik dan buruk bagi Pioli.
Brahim Diaz
Diaz, pada laga ini, tampil sebagai penggati Hakan Calhanoglu dengan jersey No.10 di punggungnya.
Di babak pertama, dia tampak cemerlang karena nyaris tidak bisa dihentikan dengan kecepatan dan keterampilannya.
Dengan pergerakan dan visinya, pemain pinjaman dari Real Madrid itu mampu menciptakan beberapa peluang bagi Rossoneri.
Di babak kedua, dia nyaris membuka skor dengan tendangan rendahnya yang indah tapi masih dapat diselamatkan oleh kiper Valencia yang melakukan penyelamatan gemilang.
Meski gagal mencetak gol dan membuat assist, Diaz sukses tampil gemilang sebagai playmaker AC Milan.
Rafael Leao
Leao mendapat banyak kritik setelah pertandingan melawan Nice dan memang seharusnya begitu.
Dia terlalu banyak berada ke sisi kiri dalam permainan itu tetapi ketika Maldini memulai di sayap kiri malam ini, dia lebih banyak ke tengah dan itu membuatnya lebih baik.
Dia terlihat sangat tajam saat menguasai bola dan juga menggunakan kecepatannya, bersama dengan Diaz, untuk membuka ruang bagi dirinya dan rekan satu timnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/brahim-diaz-saat-ac-milan-vs-valencia.jpg)