Breaking News:

Kulon Progo Berkomitmen Bebas Sampah di 2025

Pemkab Kulon Progo menghibahkan sarana prasarana (sarpras) pengelolaan sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Agus Wahyu
istimewa
SARPRAS - Bupati Kulon Progo, Sutedjo menyerahkan hibah sarana pengelolaan sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup setempat, Rabu (4/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menghibahkan sarana prasarana (sarpras) pengelolaan sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Hal itu seiring komitmen mewujudkan Kulon Progo sebagai kawasan bebas sampah pada 2025 mendatang.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan pengelolaan sampah dilaksanakan dengan prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle), sehingga bisa terkelola secara maksimal. Namun, upaya mewujudkan kawasan bebas sampah juga memerlukan kerja sama dan peran dari semua pihak.

"Yang paling penting, upaya kita bersama sebagai bentuk kolaborasi antar pemerintah dan masyarakat," ucapnya, Rabu (4/8/2021).

Pengadaan sarpras tersebut kata Sutedjo, didukung dana alokasi khusus (DAK) APBN, meliputi 3 unit dump truck dan 2 unit arm roll untuk mendukung penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuroto, Nanggulan. Sementara, pengadaan sarpras yang dibiayai APBD meliputi satu unit kendaraan roda tiga serta 4 unit timbangan digital.

Untuk mendukung operasional bank sampah tahun 2021, ada alokasi 11 unit kendaraan roda tiga serta satu unit mesin pencacah sampah organik. "Adanya penambahan sarpras ini dapat meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di Kulon Progo," kata Sutedjo.

Kepala DLH Kulon Progo, Sumarsana mengatakan, pada tahun anggaran 2022, pihaknya kembali mendapatkan alokasi DAK penugasan bidang lingkungan hidup, subbidang tematik penguatan destinasi pariwisata prioritas (DPP) dan sentra industri kecil menengah (SIKM). Anggaran itu digunakan untuk pengadaan 12 unit alat angkutan kendaraan roda tiga, 9 unit kontainer sampah, 6 unit arm roll sampah, dan satu mesin pres hidrolik.

"Rencananya sarpras itu, akan diserahkan ke DPUPKP, pengelola objek wisata, dan bank sampah dalam rangka pengelolaan sampah di Kabupaten Kulon Progo," pungkasnya. (scp)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Kamis 5 Agustus 2021 halaman 04.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved