Bupati Sleman Dorong Kartu Vaksin Jadi Syarat Berwisata 

"Jadi sebelum masuk ke tempat wisata, pengunjung memberitahu kepada petugas di tempat wisata bahwa mereka telah divaksin, (dibuktikan) membawa kartu

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Ahmad Syarifudin
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo 

Alhasil, kondisi ini membuat pelaku seni di Bumi Sembada semakin sulit. 

Ketua Seniman Ketoprak Sleman, Sugiman Dwi Nurseto berharap ada kelonggaran aturan sehingga pelaku seni bisa kembali berkarya.

Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus 2021, pihaknya merasa kesulitan. Sebab, aturan tidak memungkinkan untuk menggelar pertunjukan. 

"PPKM ini kan tidak tahu kapan akan berakhir. Konco - konco yang saya tahu ya sambat," kata dia.

Paguyuban Ketoprak Sleman ada 300 grup/ kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan sekitar 20 orang.

Sebelum ada PPKM, pertunjukan seni Ketoprak sebenarnya sudah mulai bergulir dengan adanya pentas daring yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan Sleman.

Program ini rencananya 17 paket yang dibagi untuk 17 kecamatan. Yang sudah berjalan baru 4 paket, namun ada PPKM sehingga sementara dihentikan. (Rif) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved