Breaking News:

Jawa

2.926 Pelamar CPNS Klaten Lulus Seleksi Administrasi Sementara, BKPPD: Berkas Masuk 3.748 Pelamar

Tahapan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah formasi tahun 2021 telah memasuki pengumuman seleksi administrasi.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sekretaris BKPPD Klaten, Slamet 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tahapan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah formasi tahun 2021 telah memasuki pengumuman seleksi administrasi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten telah mengumumkan hasil seleksi administrasi tersebut pada Senin (2/8/2021) kemarin.

"Dari 3.748 pelamar CPNS yang memasukan berkas lamarannya, sebanyak 2.926 pelamar dinyatakan memenuhi syarat dan lulus seleksi sementara," ujar Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Slamet saat Tribunjogja.com temui di ruang kerjanya, Kamis (5/8/2021).

Ia mengatakan jika terdapat sebanyak 822 pelamar CPNS Klaten yang dinyatakan belum memenuhi persyaratan administrasi.

Baca juga: Bupati Klaten Tegaskan Tidak Ada Pemotongan Bansos

Kemudian, ratusan pelamar CPNS Klaten yang belum memenuhi syarat administrasi itu diberikan waktu untuk melakukan masa sanggah mulai Rabu-Jumat (4-6/8/2021).

"Setelah diumumkan itu, saat ini memasuki masa sanggah dari pelamar yang tidak memenuhi persyaratan administrasi itu, mereka bisa menggunakan masa sanggah ini dari 4 hingga 6 Agustus," katanya.

Sejak, dibuka pada Rabu (4/8/2021) hingga Kamis (5/8/2021) siang lanjut, Slamet, sudah seratusan pelamar yang melakukan penyanggahan berkasnya.

"Masa sanggah ini sampai sekarang sudah ada seratusan pelamar yang melakukan penyanggahan. Mereka menyanggah melalui website yang telah ditentukan," jelasnya.

Menurutnya, kekurangan berkas pelamar sehingga dinyatakan belum memenuhi persyaratan lulus seleksi administrasi CPNS Klaten 2021 karena banyak faktor.

"Ada yang menggunakan satu materai untuk dua berkas, padahal nomor seri materai itu kan beda, jadi itu tidak boleh," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved