Inilah 5 Buah yang Harus Dihindari Penderita Diabetes
Buah dengan kandungan gula yang tinggi mengandung karbohidrat, gula, dan fruktosa yang tinggi merupakan buah yang perlu dihindari penderita diabetes
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM – Makan buah memang dibutuhkan oleh tubuh, karena berbagai macam buah mengandung banyak vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.
Namun bagi para penderita diabetes ada beberapa buah yang perlu dihindari, karena dapat menyebabkan penyakit diabetes semakin parah.
Seperti diketahui diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah.
Buah dengan kandungan gula yang tinggi mengandung karbohidrat, gula, dan fruktosa yang tinggi merupakan buah yang perlu dihindari bagi para penderita diabetes.
Berikut daftar buah yang perlu dihindari para penderita diabetes :
1. Nanas
Nanas merupakan buah tropis dengan kadar gula yang tinggi.
Meskipun bukan merupakan buah dengan kandungan gula yang paling tinggi di antara buah tropis lainnya, nanas mengandung 16 gram gula dari satu cangkir nanas potong.
Buah pengganti nanas yang bisa dinikmati adalah jambu biji, yang dalam 100 gramnya hanya mengandung sembilan gram gula.
Selain itu, jambu biji juga kaya akan serat larut, yang membantu menjaga agar gula darah tidak mengalami lonjakan.
2. Mangga
Dalam satu cangkir buah mangga, terdapat sekitar 23 gram gula. Jumlah ini termasuk tinggi jika dibandingkan dengan buah lain dalam porsi yang sama, contohnya pepaya.
Jika kita mengonsumsi satu cangkir pepaya, gula yang ada di dalamnya hanya sekitar 8,3 gram saja.
Kita bisa mengganti mangga dengan secangkir pepaya untuk mengurangi gula.
Bahkan mengonsumsi pepaya bisa menambahkan serat dan enzim probiotik sehat yang secara alami ditemukan dalam pepaya.
3. Pir
Meskipun rasanya kadang asam dan tidak semuanya manis, pir merupakan buah dengan kadar fruktosa paling tinggi di antara buah lainnya.
Bahkan karena kadar fruktosa yang terlalu tinggi, membuat tubuh sulit mencerna fruktosa pada buah pir, yang kemudian menyebabkan masalah pencernaan.
Untuk mengurangi jumlah fruktosa yang sangat tinggi pada buah pir, kita bisa mengganti buah pir dengan apel, buah yang tekstur renyahnya hampir sama dengan pir.
Dalam buah pir berukuran sedang, mengandung 16 gram gula, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan apel berukuran sama yang hanya mengandung sepuluh gram gula.
4. Pisang
Buah pisang juga secara alami rendah lemak jenuh, kolesterol, dan natrium.
Namun sayangnya buah pisang termasuk sebagai salah satu buah yang tinggi kandungan gula.
Rata-rata, satu buah pisang mengandung 27,5 gram gula atau 51,4 gram total karbohidrat harian.
Jika biasa mengolah pisang dengan menjadikannya segelas smoothies, pisang bisa diganti dengan aplukat yang kadar gulanya nol.
Penggunaan alpukat untuk menggantikan pisang ini adalah agar smoothies tetap kental, menambahkan lemak baik sehingga membuat kenyang lebih lama, sekaligus mengurangi asupan gula.
5. Anggur
Buah anggur dijuluki sebagai permen alami.
Alasan di balik sebutan ini, yaitu karena dalam 1,5 cangkir anggur mengandung 23 gram gula.
Pengganti buah anggur yang dianggap lebih baik adalah buah blackberry, yang hanya mengandung tujuh gram gula dalam porsi yang sama.
Selain itu, mengonsumsi blackberry juga bisa menurunkan risiko obesitas.
( MG_ Tribun Jogja | Ullayya Audisa Luthfiyah )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diabetes-02082021.jpg)