Atlet Rugby DIY Cari Lapangan Sintetis dan Training Camp Baru Jelang PON XX Papua
Kontingen cabang olahraga rugby DI Yogyakarta gerak cepat, selain mencari lapangan sintetis sebagai tempat berlatih yang mirip dengan venue di Pekan
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kontingen cabang olahraga rugby DI Yogyakarta gerak cepat, selain mencari lapangan sintetis sebagai tempat berlatih yang mirip dengan venue di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, mereka juga segera mencari tempat untuk melakukan training camp.
Sebelumnya para atlet diceritakan oleh pelatih rugby DIY, Abdul Mahfudin Alim, telah melakukan training camp sejak September 2020 lalu, tujuannya supaya para atlet bisa terhindar dari Covid-19 serta dapat meningkatkan chemistry antar pemain.
Dulu mereka menempati tempat training camp berbeda, atlet putra ditempatkan di daerah Kali Mambu, sedangkan atlet putri dipusatkan di daerah Warungboto.
Baca juga: RSCH Klaten Tambah Bed Pasien COVID-19 Sebanyak 50 Persen
"Menjelang keberangkatan ke Papua nanti, kita akan cari tempat training camp lain, supaya semua atlet merasakan suasana baru. Kita memaksimalkan fasilitas yang diberikan KONI (Komite Olahraga Nasional) DIY," ujar Udin panggilan akrabnya, kepada Tribun Jogja, Senin (2/8/2021).
Lantas fasilitas training camp sebelumnya merupakan milik salah satu dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus Ketua Pengda PRUI, Ria Lumintuarso.
"Dulu itu Dr. Ria, merelakan untuk mengosongkan salah satu rumahnya demi melakukan training camp atlet rugby DIY, katanya supaya lebih mudah mengontrol atlet," jelasnya.
Saat ini tim pelatih rugby DIY masih berusaha mencari tempat yang nyaman dan strategis untuk memusatkan para atletnya.
Baca juga: Pemkab Sleman Telah Terima 1.540 Vial Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Siap Vaksinasi Dosis Kedua
Udin tak ingin jika atlet yang diasuhnya mengalami kerugian tidak bisa bertanding di Papua nanti karena dinyatakan positif Covid-19.
Sementara aktivitas tim yang terakhir melakukan try in sesaat sebelum PPKM darurat Jawa-Bali diterapkan, yakni melawan tim tuan rumah Papua, dan Aceh di Lapangan Kenari, Kota Yogyakarta.
"Cuma kemarin atlet putra saja yang ikut bertanding, yang putri belum, dan masih ada beberapa evaluasi yang dicatat untuk para atlet," pungkasnya. (tsf)