Sinetron Ikatan Cinta
JIBAKU PAPA SURYA di Sinetron Ikatan Cinta : Belum Terlambat, Berharap Mama Sarah Segera Tobat
JIBAKU PAPA SURYA di Sinetron Ikatan Cinta : Belum Terlambat, Berharap Mama Sarah Segera Tobat
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM - Papa Surya tak rela melihat kedua wanita yang dicintainya merana sepanjang hidupnya.
Papa Surya tak mau Elsa dan Mama Sarah terus terusan lari dari kenyataan, hidup dalam kecemasan dan rasa takut atas perbuatannya.
Papa Surya kini hanya bisa berusaha menghentikan keadaan semakin memburuk.
Papa Surya tak ingin Mama Sarah terus melindungi kejahatan Elsa, meski dengan alasan sangat mencintai Elsa.
Apa yang dialami Papa Surya dan Mama Sarah tentu tak diinginkan orang tua manapun juga.
Anak yang dibesarkan dengan kasih sayang tumbuh sehat dan berprestasi, namun karena lengah dalam pergaulan, masa depannya hancur.
Baca juga: AKHIR KEJAHATAN ELSA di Sinetron Ikatan Cinta : Bukti Rekaman Cathrine Bikin Mama Sarah Membisu
Papa Surya sangat terguncang dengan semua kejadian yang menimpa keluarga kecilnya. Padahal sebelumnya Papa Surya sangat bahagia memiliki Mama Sarah, Elsa dan juga Andin.
Papa Surya tak habis pikir, Elsa bisa menjadi pesakitan seperti saat ini. Padahal Papa Surya dan Mama Sarah tak kurang kurang dalam memenuhi semua kebutuhan Elsa.
Papa Surya teringat bagaimana masa masa bahagia kehidupan rumah tangganya bersama Mama Sarah dan Elsa.
Elsa kala itu memang sempat membanggakan Papa Surya dengan sukses menjadi foto model dan tampil sebagai cover beberapa majalah.
Namun Papa Surya terlena dengan sikap manis Elsa dan Mama Sarah. Jauh sebelum terjadi pembunuhan Roy, Elsa dan Mama sarah memang sudah bersikap tak bersahabat dengan Andin.
Sikap ini ditunjukkan di belakang Papa Surya. Andin memang menjadi kaka tiri dari Elsa.
Baca juga: NASIB IKATAN CINTA Jenifer dan Rendi di Sinetron Ikatan Cinta : Jelang Ke Pelaminan Malah Pusing
Entah apa yang bisa membuat Elsa dan Mama Sarah tak menyukai kehadiran Andin.
Terkini, Papa Surya akhirnya tak tahan menghadapi kongsi jahat dua orang yang ia cintai, Papa Surya blak blakan dihadapan penyidik.
Mama Sarah menangis sejadinya dan berteriak histeris lantaran Papa Surya memberi kesaksian bahwa pelaku pembunuhan Roy sejatinya bukan Mama Sarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/papa-surya-dan-mama-sarah-adu-mulut.jpg)