Breaking News:

Anggaran Rp370 Juta dari Danais Digunakan untuk Penunjang Vaksinasi Pelaku UKM dan UMKM

Kecepatan vaksinasi bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi penyuntikan vaksin 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kecepatan vaksinasi bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus ditingkatkan.

Selain bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, Dinas Koperasi (Dinkop) dan UMKM DIY mendapat suntikan dana penunjang vaksinasi yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais).

"Jadi untuk saat ini Kementerian kan ada target 50 ribu vaksinasi untuk pelaku UKM, UMKM, dan koperasi. Itu kami tambahan danais saat ini sekitar Rp370 juta," kata Kepala Dinkop UMKM DIY Sri Nurkyatsiwi, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Puluhan Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Selama PPKM Darurat 

Anggaran sebesar Rp370 juta itu digunakan untuk operasional pendukung vaksinasi misalnya, pengadaan tenda, suporting mobilitas berupa 4 unit mobil mikro bus.

Dinkop UMKM juga tengah memberdayakan para anggota Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk memudahkan mobilitas saat proses vaksinasi berlangsung.

"Karena kami memang butuh sebuah armada saat pelaksanaan yang tepat sasaran. Organda juga mengalami kontraksi setelah PPKM akses jalan tutup," jelasnya.

Ia menuturkan bagi pelaku usaha kecil menengah yang karyawannya kurang dari 25 orang proses vaksinasi program kerjasama dengan Kadin akan digratiskan.

Sedangkan pelaku usaha yang lebih dari 25 orang, maka biaya vaksinasi dibebankan kepada pengusaha.

"Kalau pengusaha yang lebih dari 25 yang nanggung perusahaan. Tapi kalau UMKM itu kan karyawannya kadang cuma dua, ada anaknya jadi itu free," tegasnya.

Baca juga: Cari Mobil Idamanmu!Ini Daftar Mobil Bekas Mitsubishi Wilayah Jabodetabek Harga di Bawah Rp100 Juta

Terkait capaian vaksinasi bagi pelaku UMKM dan UKM di DIY, dikatakan Sri hingga Selasa kemarin vaksin sudah ada diberikan kepada 8.000 orang.

"Hari pertama 2.000, kedua 4.000 dan kemarin 2.000 jadi sudah 8.000 orang yang sudah daftar dan divaksin," ujarnya.

Ia melanjutkan, alokasi Danais sebagai penunjang vaksinasi juga digelontorkan untuk pengadaan tempat vaksinasi, serta tenaga kesehatan yang bertugas di luar dari kedinasan. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved