Breaking News:

Update Corona di Klaten

Sebanyak 36 Pasien Covid-19 di Klaten Kembali Dikirim ke Donohudan

Puluhan warga yang tersebar dari sejumlah kecamatan yang ada di Klaten itu dievakuasi ke Donohudan guna menjalani isolasi terpusat.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Humas Polres Klaten
Petugas kesehatan saat mengecek pasien Covid-19 sebelum dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan, Minggu (25/7/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 36 warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang terpapar Covid-19 kembali dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Minggu (25/7/2021).

Puluhan warga yang tersebar dari sejumlah kecamatan yang ada di Klaten itu dievakuasi ke Donohudan guna menjalani isolasi terpusat.

Proses pemindahan warga dari Klaten menuju Boyolali tersebut melibatkan aparat gabungan dari Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Polres dan Kodim Klaten serta Pemkab Klaten.

Seperti pelaksanaan hari sebelumnya, puluhan warga itu dikumpulkan di GOR Gelarsena, Klaten untuk dilakukan pengecekan kesehatan dan pendataan.

Baca juga: Puluhan Pasien Covid-19 di Klaten Dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan

Kemudian sekira pukul 13.30 WIB mereka diangkut menuju Asrama Haji Donohudan dengan menggunakan 3 Bus Brimob dan dikawal oleh aparat TNI-Polri.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kasubbag Humas Iptu Nahrowi menjelaskan bahwa selama 3 hari pelaksanaan manajemen kontijensi Covid-19 di Klaten sudah ada 138 warga Klaten yang dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan.

"Total sudah 138. Masing-masing 52 di hari Jumat, kemudian 50 warga di hari Sabtu dan hari ini 36 warga," ujarnya, Minggu (25/7/2021).

Menurut Iptu Nahrowi, kegiatan evakuasi warga terkonfirmasi positif covid-19 dari lokasi isolasi mandiri ke lokasi isolasi terpusat akan terus dilanjutkan.

Hal tersebut dimaksudkan untuk untuk menekan angka penularan COovid-19 khususnya dari klaster keluarga.

Baca juga: Puluhan Warga Klaten yang Terpapar COVID-19 Dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan Boyolali

Pemisahan antara anggota keluarga yang positif covid-19 dengan yang sehat menurutnya adalah langkah paling efektif yang bisa dilakukan saat ini.

"Besok juga masih akan kami lakukan, tentunya bersama-sama rekan TNI, dinas kesehatan dan instansi terkait lainnya," jelasnya.

Adapun, terkait, kapasitas isolasi terpusat baik itu tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten akan diusahakan diisi semua.

"Jika ada yang sudah negatif akan kami pulangkan, kemudian diisi lagi oleh warga yang positif," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved