Breaking News:

Penerapan PPKM Level 4, Polres Magelang Bersama TNI Gelar Operasi Yustisi Simpatik

Angka kasus konfirmasi di Kabupaten Magelang masih tinggi, petugas gabungan yakni TNI dan Polres Magelang menggelar operasi yustisi simpatik

dok Polres Magelang
Penerapan PPKM Level 4, Polres Magelang Bersama TNI Gelar Operasi Yustisi Simpatik 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Angka kasus konfirmasi di Kabupaten Magelang masih tinggi, petugas gabungan yakni TNI dan Polres Magelang menggelar operasi yustisi simpatik selama PPKM Level 4

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba mengatakan, operasi yang digelar untuk memastikan masyarakat mematuhi aturan selama masa pembatasan.

Baca juga: Kasus penyebaran dan Kematian Meningkat, Dinkes Perkirakan Varian Delta Telah Masuk Kulon Progo

"Angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang masih cukup tinggi untuk saat ini. Hal tersebut sudah selayaknya menjadi tanggung jawab dan kepedulian bersama untuk dapat menekan angka tersebut sehingga pandemi  dapat segera berakhir," terangnya, Minggu (25/07/2021).

Adapun operasi yustisi simpatik, lanjutnya, menyasar pada seluruh masyarakat yang masih melanggar peraturan PPKM Level 4.

Sehingga, dipastikan untuk tempat usaha hanya beroperasi hingga pukul 20.00 WIB serta meniadakan kegiatan yang memicu keramaian.

"Kami tetap mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan selama pembatasan ini. Agar, kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang bisa secepatnya melandai," ujarnya.

Sementara itu terkait kepatuhan masyarakat selama PPKM Level 4, diakuinya masyarakat sudah memiliki kesadaran yang tinggi.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 25 Juli 2021: Tambah 2.145 Kasus Baru, 59 Pasien Dilaporkan Meninggal

Terbukti, sudah tidak ditemui lagi, warga yang menggelar pertemuan masyarakat dan toko-toko atau tempat usaha tidak ada yang buka di atas jam pembatasan.

"Pada kebijakan PPKM Level 4 kali ini, masyarakat sudah sadar dari diri sendiri. Sehingga, untuk pelanggaran cenderung mengalami penurunan. Begitupun dengan mobilitas masyarakat," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved