Breaking News:

PPKM Darurat Diperpanjang, OPSI Desak Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos

PPKM Darurat Diperpanjang, OPSI Desak Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos

Editor: Hari Susmayanti
kemensos.go.id | Masyhar
Ilustrasi penerima program bantuan Kemensos pada Minggu pertama tahun 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi resmi memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Perpanjangan PPKM Darurat ini diharapkan bisa menekan angka penularan Covid-19 sebelum nantinya diberlakukan pelonggaran aktifitas masyarakat.

Sejumlah pihak pun mendesak agar kebijakan perpanjangan PPKM Darurat ini diikuti langkah cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (Bansos).

Harapannya, dengan disalurkannya bansos ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak dari kebijakan pemerintah tersebut.

Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar mengatakan bansos perlu segera disalurkan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Untuk itu pihaknya meminta bansos mulai dari Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan kuota internet, subsidi listrik, dan insentif untuk usaha mikro segera disalurkan.

“Pemerintah harus memastikan pekerja yang akan dibantu benar-benar pekerja yang terdampak, tidak lagi menggunakan data kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan.

Faktanya, masih banyak pekerja yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami dampak masa pandemi ini,” kata dia seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com dalam artikel berjudul "Jokowi Perpanjang PPKM Darurat, Serikat Buruh Minta Penyaluran Bansos Dipercepat".

Baca juga: Mengapa PPKM Darurat Dibuka Bertahap Mulai 26 Juli Nanti? Ini Penjelasannya

Baca juga: 9 Serikat Pekerja di DIY Tolak Perpanjangan PPKM Darurat, Ini Alasannya

Timboel mengatakan, kebijakan PPKM Darurat selama lebih dari dua pekan yang lalu belum mampu menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan.

Angka kematiannya punmasih cukup tinggi dan banyak rumah sakit yang masih dipenuhi pasien.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved