Breaking News:

Hiu Paus Kagetkan Pemancing di Kawasan Pantai Ngrenehan Gunungkidul

Publik DIY dan jagat maya belum lama ini dikagetkan dengan kemunculan hiu paus di perairan selatan Kabupaten Gunungkidul.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
dok.istimewa/tangkapan layar instagram @beritainaja
Penampakan kemunculan hiu paus (whale shark) yang dilaporkan terlihat di pantai Ngrenehan Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Publik DIY dan jagat maya belum lama ini dikagetkan dengan kemunculan hiu paus di perairan selatan Kabupaten Gunungkidul.

Potongan video hewan tersebut pun menyebar di berbagai akun media sosial.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto menjelaskan mamalia laut tersebut memang kerap muncul di perairan selatan.

"Paling sering munculnya saat pancaroba atau musim kemarau," jelas Suris pada wartawan, Rabu (21/07/2021).

Ia mengatakan hewan serupa terlihat di kawasan perairan Pantai Sepanjang dan Krakal. Ukurannya pun terbilang beragam, mulai dari sedang hingga besar seperti yang tampak dalam video tersebut.

Meski kerap muncul ke permukaan, Suris mengatakan hewan tersebut tidak pernah mengganggu atau pun menyerang nelayan. Para nelayan sendiri sudah terbiasa dengan kemunculannya.

"Terkadang berenang di sekitar perahu nelayan lalu masuk ke laut lagi," ujarnya.

Munculnya hiu paus yang terekam dalam kamera tersebut dibenarkan oleh Agus Purwanto, salah satu petugas SAR di wilayah Pantai Ngrenehan.

Adapun kemunculannya terjadi pada Minggu (18/07/2021) kemarin.

Baca juga: Hiu Paus Terlihat Muncul di Pantai Ngrenehan Gunungkidul, Ini Penjelasan BKSDA Yogyakarta

Baca juga: Arti Mimpi Ular Warna Emas, Berbahagialah Anda Akan Menemukan Keberuntungan

Ia mengatakan hewan tersebut pertama kali dilihat oleh dua pemancing dari Tebing Mbiting. Lokasi itu kerap menjadi titik favorit para pemancing di Pantai Ngrenehan.

"Kedua orang itu kebetulan teman saya, pas melihat hiu paus tersebut langsung direkam dengan ponsel," jelas Agus.

Video tersebut kemudian diunggah ke media sosial, dan diposting ulang oleh berbagai akun. Adapun durasi asli video mencapai 2 menit, sedangkan yang tersebar ke publik hanya sekitar 30 detik.

Seperti Suris, Agus mengatakan hiu paus memang biasa muncul di saat tertentu.

Para nelayan dan warga sekitar sendiri sudah terbiasa dengan kemunculan hewan yang disebut juga sebagai hiu tutul itu.

"Memang sering terlihat, tapi tidak semua nelayan atau pemancing mengabadikan hewan tersebut lewat kamera," katanya. (Tribunjogja/Alexander Ermando)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved