Breaking News:

Gelandang PSS Sleman Irkham Zahrul Mila Ikut Berkurban Sapi di Tegal

Sapi yang ia beli dengan hasil keringatnya sendiri itu disembelih di kampung halamannya, Desa Harjosari Lor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Irkham Zahrul Mila menunjukan hewan kurbannya yang disembelih pada Idul Adha tahun ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perayaan Iduladha tentu menjadi momen yang paling membahagiakan bagi siapapun yang ikut merayakan, apalagi bersama keluarga tercinta di rumah.

Begitu dengan yang dirasakan oleh gelandang sayap PSS Sleman, Irkham Zahrul Mila. Pada kesempatan tahun ini ia dapat ikut berkurban dengan satu ekor sapi.

Sapi yang ia beli dengan hasil keringatnya sendiri itu disembelih di kampung halamannya, Desa Harjosari Lor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Ia juga menyebut penyembelihan di lingkungan tempat tinggalnya berlangsung dengan protokol kesehatan ketat, karena masih dalam massa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Acara pemotongan hewan kurban di tempat saya tentu menggunakan protokol kesehatan ketat, dengan wajib menggunakan masker dan panitia membatasi personel yang hadir di tempat penyembelihan hewan," katanya, Selasa (20/7/2021).

Pemain berusia 23 tahun itu kemudian melihat bahwa momen Iduladha kali ini merupakan kesempatan untuknya selain mendekatkan diri kepada sang pencipta, juga sebagai kesempatan baik untuk berkumpul dengan keluarga di rumah.

Baca juga: Idul Adha, Irfan Jaya Berkurban Seekor Sapi di Kampung Halamannya

Selama pulang kampung Irkham mengaku tetap menjalani latihan secara mandiri.

Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi fisik supaya tidak menurun saat kembali bergabung dengan skuad PSS Sleman.

Semua Harus Jalankan Prokes

Mantan pemain Persis Solo itu juga berpesan kepada seluruh pencinta sepak bola Tanah Air dan khususnya Sleman fans untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menjalankan prokes dengan disiplin menjadi salah satu upaya untuk mencegah tertular dari Covid-19.

Harapannya itu juga sebagai doa supaya kompetisi liga di Indonesia segera diputar kembali setelah satu tahun lamanya sempat vakum.

"Untuk semua masyarakat tetap patuhi prokes dengan rajin cuci tangan, jika keluar rumah hindari kerumunan, berjaga jarak serta rajin olahraga mandiri, semoga pandemi ini segera berakhir dan kita semua bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasanya," ujarnya. (Tribunjogja/Taufiq Syarifudin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved