Sport
Atlet Panahan DIY Batal Ikuti Kejuaraan Terbuka di Surabaya Bulan Ini
Kejuaraan terbuka di Surabaya itu tadinya akan dijadikan sebagai try out bagi para atlet, untuk menguji hasil latihan selama beberapa bulan lalu.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Atlet pemusatan latihan daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) DI Yogyakarta cabang olahraga panahan batal menjajal kejuaraan terbuka di Surabaya tanggal 10 Juli 2021 lalu.
Lagi-lagi hal itu dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali selama dua pekan.
Pelatih panahan DIY, Subarno menyebut bahwa kejuaraan terbuka di Surabaya itu tadinya akan dijadikan sebagai try out bagi para atlet, untuk menguji hasil latihan selama beberapa bulan ke belakang.
"Jadwalnya kejuaraan itu diundur, cuma belum tahu kapan. Ya tadinya kita ingin kalau kejuaraan itu dijadikan untuk try out, supaya atlet juga terlatih mentalnya," kata Subarno.
Baca juga: Arif Dwi Pangestu Atlet Panahan DIY Antarkan Tim Recurve Indonesia ke Olimpiade Tokyo
Begitu pula jadwal penyelenggaraan PON XX Papua sudah semakin mendekati hari pelaksanaan, atlet-atlet pastinya harus bisa mengejar puncak performa dalam kurun watku dua bulan sisa.
Jika try out atau try in dibatalkan, maka sudah pasti akan menjadi kendala untuk meraih puncak performa.
Kendati demikian, Subarno mengemukakan selama PPKM Darurat ini berlangsung, latihan di Lapangan Sewon tetap berjalan, tapi porsi dari sesinya dikuangi.
Jika biasanya para atlet berlatih mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore, kali ini mereka hanya berlatih dari jam 8 sampai jam 12 siang saja.
"Kitat tetap jalankan latihan sejak PPKM Darurat dimulai, namun tetap kita ada pengurangan jam latihan," ujarnya.
Sebagai catatan, try out terakhir yang dilakukan oleh atlet panahan DIY digelar pada bulan Mei 2021 lalu.
Try out yang bertempat di Klaten itu merupakan latihan bersama dengan atlet PON dari Jawa Tengah.
Serta di bulan sebelumnya, mereka juga sempat mengikuti Sirkuit Nasional (Sirnas) di Bali.
Akan tetapi, mereka cukup khawatir dengan kondisi saat ini, di mana try out yang batal dan latihan yang dikurangi dapat berpengaruh terhadap mental atlet.
Baca juga: Sepuluh Atlet Andalan DIY Kembali Dipanggil Pelatnas, Cabor Panahan Terbanyak
"Kalau untuk kondisi sebetulnya insyaallah siap bertanding," jelasnya.
Sementara itu, beberapa atlet panahan DIY saat ini masih berada di Jakarta seperti Prima Wisnu di nomor compound, kemudian Titik Kusumawardhani dan Arif Dwi Pangestu dari nomor recurve.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-panah-terduga-teroris-bantul.jpg)