Breaking News:

Pemkab Magelang Akan Tambah Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemkab Magelang berencana menambah tempat isolasi agar tidak terjadi penumpukan pasien Covid-19.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Agus Wahyu
istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Naiknya kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang membuat tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupation rate (BOR) di empat rumah sakit rujukan mencapai 90,32 persen. Pemkab Magelang berencana menambah tempat isolasi agar tidak terjadi penumpukan pasien.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan pada Selasa (13/7/2021), BOR di RSU Muntilan 88,23 persen; RSD Merah Putih 94 persen; RS Aisyiyah 87,50 persen; dan RS Syubbanol Wathon 92,86 persen.

"Melihat kondisi ini harus dilakukan penambahan tempat isolasi," jelas Nanda, Rabu (14/7/2021).

Rencana penambahan tempat isolasi ada di RS Candi Umbul dan RS Bukit Menoreh. Selain itu, disiapkan dua lokasi tambahan untuk pasien Covid-19 tanpa gejala yakni di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Salaman dan Puskesmas Pembantu Gulon.

"Nantinya, di RS Candi Umbul direncanakan akan dibuka sebanyak 10 tempat tidur sedangkan RS Bukit Menoreh sebanyak 16 tempat tidur. Kedua RS ini akan dijadikan tempat isolasi terpadu. Kemudian, untuk tempat isolasi SKB Salaman direncanakan akan dibuat sebanyak 20 tempat tidur dan 16 tempat tidur di Puskesmas Pembantu Gulon," terangnya.

Ia menambahkan, untuk lokasi penambahan bagi pasien tanpa gejala di SKB Salaman dan Puskemas Pembantu Gulon, Salam masih dalam tahap penyusunan administrasi. Serta, penyiapan proses pembiayaan keuangan untuk melengkapi fasilitas yang dibutuhkan pasien saat dirawat nanti. (ndg)

Baca Tribun Jogja edisi Kamis 15 Juli 2021 halaman 06.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved