Serie A
AC MILAN: Ini Ucapan Selamat Tinggal Donnarumma dan Doanya bagi Rossoneri
Banyak yang terkejut ketika pemilik nomor 99 memutuskan untuk tidak memperbarui kontraknya dengan Rossoneri meskipun ada tawaran dari manajemen klub.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Gianluigi Donnarumma secara resmi pamit kepada AC Milan melalui posting-an di akun Instagram-nya.
Setelah membantu AC Milan lolos ke Liga Champions lagi, Donnarumma menjadi pahlawan besar bagi Italia di Euro 2020 dengan menyelamatkan dua penalti di final melawan Inggris.
Banyak yang terkejut ketika pemilik nomor 99 memutuskan untuk tidak memperbarui kontraknya dengan Rossoneri meskipun ada tawaran dari manajemen klub.
Sekarang, dia sedang mempersiapkan petualangan di Prancis bersama Paris Saint-Germain (PSG), menyoroti seberapa cepat segalanya bisa berubah.
Dalam sebuah wawancara dengan Sky Italia, seperti dikutip oleh MilanNews, Donnarumma mengakui bahwa kepergian dari AC Milan mungkin datang berujung gesekan.
Namun dia menegaskan cintanya pada klub Merah-Hitam yang telah menempanya hingga menjadi pemain terbaik Euro 2020.
Ia pu melakukan mengucapkan selamat tinggal kepada AC Milan di akun Instagram-nya.
“Beberapa pilihan memang sulit, tetapi itu adalah bagian dari perkembangan seorang pria,” katanya dikutip Tribun Jogja dari SempreMilan.
“Saya tiba di Milan ketika saya masih kecil, selama delapan tahun saya mengenakan seragam ini dengan bangga, kami berjuang, menderita, menang, menangis, bergembira, bersama dengan rekan satu tim saya, pelatih saya, semua yang telah melakukannya.
“Mereka adalah bagian dari klub, bersama dengan penggemar kami yang merupakan bagian integral dari apa yang telah menjadi keluarga selama bertahun-tahun.
“Dengan seragam Rossoneri saya juga mencapai tonggak penting pribadi, seperti melakukan debut saya di usia 16 tahun di Serie A.
“Saya telah menjalani tahun-tahun luar biasa yang tidak akan pernah saya lupakan.
“Sekarang waktunya telah tiba untuk mengucapkan selamat tinggal, pilihan yang memang tidak mudah.
“Tentu saja sebuah postingan tidak cukup untuk menjelaskannya, atau mungkin bahkan tidak dapat dijelaskan karena perasaan yang paling dalam sulit untuk diterjemahkan ke dalam kata-kata.
“Apa yang bisa saya katakan adalah bahwa terkadang tepat untuk memilih untuk berubah, menghadapi tantangan yang berbeda, untuk tumbuh, untuk melengkapi diri sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rumor-transfer-terbaru-liga-italia-juventus-berminat-datangkan-kiper-ac-milan.jpg)