Kabar Baik, 608 Pasien COVID-19 di Klaten Dilaporkan Sembuh Selama 24 Jam Terakhir

Satgas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Klaten, mengumumkan adanya tambahan pasien baru sebanyak 561 orang selama 24 jam terakhir

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Cahyono Widodo 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Klaten, mengumumkan adanya tambahan pasien baru sebanyak 561 orang selama 24 jam terakhir

Sementara untuk pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 608 orang.

Sedangkan pasien yang dinyatakan meninggal dunia terpapar Covid-19 bertambah sebanyak 42 orang.

Koordinator Penanganan Kesehatan, Cahyono Widodo, menyampaikan dengan demikian, jumlah kumulatif COVID-19 di Klaten menyentuh angka 21.668 kasus.

"Dari jumlah tersebut 5.428 menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 14.960 pasien sembuh dan 1.280 lainnya meninggal dunia," ujarnya, Selasa (13/7/2021).

Pasien yang dinyatakan sembuh hari ini berasal dari Bayat 6 orang, Cawas 47 orang, Ceper 25 orang, Delanggu 34 orang, Gantiwarno 11 orang, Jatinom 12 orang, Jogonalan 54 orang, Juwiring 29 orang, Kalikotes 27 orang.

Karanganom 46 orang, Karangdowo 14 orang, Karangnongko 9 orang, Kebonarum 14 orang, Kemalang 1 orang, Klaten Selatan 13 orang, Klaten Tengah 51 orang, Manisrenggo 49 orang, Ngawen 32 orang, Pedan 14 orang, Polanharjo 26 orang, Prambanan 10 orang.

Trucuk 28 o, Tulrangung 12 orang, Wedi 19 orang serta Wonosari 25 orang.

"Pasien yang dinyatakan sembuh hari ini seluruhnya telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis," katanya.

Selanjutnya untuk penambahan kasus terkonfirmasi hari ini berasal dari Bayat 11 kasus, Cawas 49 kasus, Ceper 22 kasus, Delanggu 24 kasus, Gantiwarno 33 kasus, Jatinom 14 kasus, Jogonalan 29 kasus, Kalikotes 11 kasus, Karanganom 14 kasus, Karangnongko 6 kasus.

Kemudian, Kebonarum 4 kasus, Kemalang 5 kasus, Klaten Selatan 10 kasus, Klaten Tengah 31 kasus, Klaten Utara 47 kasus, Manisrenggo 31 kasus, Ngawen 15 kasus, Pedan 21 kasus, Polanharjo 17 kasus, Prambanan 19 kasus, Trucuk 27 kasus, Tulung 28 kasus, Wedi 23 kasus, serta Wonosari 70 kasus.

Dari penambahan tersebut, 326 kasus di antaranya terpapar pada saat beraktivitas sehari-hari di Klaten, 15 kasus terpapar pada saat berada di luar daerah.

"Sedangkan lainnya merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya," jelasnya.

Baca juga: Begini Kesaksian Kepala Desa Soal Tim Kubur Cepat di Klaten yang Makamkan Peti Mati Kosong

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 Menurun, Ini Langkah Pemkot Yogya

Sementara 42 pasien meninggal dunia yang tercatat hari ini, 30 di antaranya kasus terkonfirmasi baru berasal dari Ceper 1 kasus, Delanggu 4 kasus, Jatinom 1 kasus, Jogonalan 1 kasus.

Kalikotes 2 kasus, Karanganom 1 kasus, Manisrenggo 3 kasus, Pedan 3 kasus, Polanharjo 1 kasus, Prambanan 1 kasus, Trucuk 5 kasus, Wedi 2 kasus, serta Wonosari 5 kasus.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved