Mataram Utama Academy Buka Seleksi Virtual untuk Beasiswa Sepak Bola dan Ikuti Piala Soeratin

Tim yang telah diseleksi nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi Piala Soeratin KU-13, 15 dan 17 tahun.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Presiden klub Mataram Utama FC, Dessy Arfianto (kanan), saat memperkenalkan Mataram Utama Academy ke publik bersama Indra Sjafri (tengah) di Lapangan Kenari, Kota Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mataram Utama Football Academy yang merupakan bagian dari Mataram Utama FC akan memberikan beasiswa bagi anak muda yang ingin menimba ilmu sepak bola di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Namun sebelumnya, mereka harus mengikuti seleksi pemain secara daring lebih dulu sebelum berhak mendapat beasiswa.

Nantinya mereka akan dilatih langsung oleh legenda atau mantan pemain PSIM Yogyakarta.

Selain itu, Mataram Utama Academy akan memberi fasilitas semisal kostum dan perlengkapan penunjang latihan lainnya untuk memaksimalkan pengembangan potensi pemain muda. 

Lebih jauh, tim yang telah diseleksi nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi Piala Soeratin KU-13, 15 dan 17 tahun.

“Saat ini, kami menggelar seleksi secara virtual karena situasi masih mengharuskan kita untuk tidak berjumpa secara langsung. Siapapun boleh ikut, mengirimkan video teknik dasar sepakbola seperti passing, dribling, shooting dab heading yang nantinya akan dinilai langsung tim pelatih. Nanti ketika situasi sudah memungkinkan, akan dilanjutkan dengan penilaian secara luring di lapangan,” ujar Presiden Klub Mataram Utama FC, Dessy Arfianto.

Akademi yang menggunakan training ground di Lapangan Kenari Yogyakarta ini. akan memulai seleksi virtual pada periode 14 sampai 20 Juli 2021, mulai dari KU 10-13 tahun dan 14-17 tahun.

Namun untuk KU 6-9 tahun saat ini belum dilakukan seleksi. 

Lantas bagaimana cara mengikuti seleksinya? Para peserta yang hendak mengikuti seleksi diminta untuk follow instagram @mataramutama, lalu buat Video berdurasi maksimal 1 menit di akun IG masing-masing, kemudian mention tiga teman. 

Pada awal video peserta sebutkan nama, usia dan posisi, video meliputi skill:  passing, dribbling, heading dan shooting, dalam kasus ini diperbolehkan meminta bantuan orang lain sebagai lawan main dalam melakukan peragaan skill.

Selanjutnya, video boleh menggunakan kamera gawai pribadi.

Setelah itu di Upload di IG nya masing-masing, peserta seleksi menautkan Instagram @mataramutama, wajib membuat tagar : #roadtomataramutama #kelasbima atau #kelasyudhistira (sesuai KU).

Setiap video yang masuk akan dinilai oleh tim pelatih dengan komando utama Erwan Hendarwanto, Johan Arga Pramudya, Pratama Gilang Ramadhan serta Oni Kurniawan yang merupakan legenda hidup PSIM. 

Selain para legenda PSIM tersebut, para pelatih lainnya akan dilengkapi Arif Fitriadi dan Angga Kusuma.

Bagi yang beruntung, ada hadiah 3 jersey Timnas Indonesia serta dua tabungan beasiswa bagi peserta seleksi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved