TIPS Menyembelih Hewan Kurban Saat Idul Adha Ketika Pandemi Covid-19, Ini Penuturan Ahli
Suasana Idul Adha tahun ini tampaknya tak akan jauh berbeda dengan tahun lalu. Pasalnya pandemi belum dapat teratasi dan bahkan jumlah orang yang
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suasana Idul Adha tahun ini tampaknya tak akan jauh berbeda dengan tahun lalu.
Pasalnya pandemi belum dapat teratasi dan bahkan jumlah orang yang tiap harinya terinfeksi virus ini menukik naik.
Beberapa penyesuaian pun dilakukan sembari protokol kesehatan yang harus selalu digalakkan.
Selain ibadah Sholat Idul Adha, prosesi peribadatan lainnya yakni adalah penyembelihan hewan kurban yang harus memperhatikan kondisi saat ini.
Baca juga: PERINGATAN DINI Cuaca BMKG DI Yogyakarta, Sabtu Malam Wilayah Ini Berpotensi Hujan Sedang-Lebat
Direktur Halal Research Center Fakultas Peternakan UGM sekaligus dosen Fakultas Peternakan UGM, Ir Nanung Danar Dono SPt MP PhD IPM ASEAN Eng, menyampaikan terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerumunan saat penyembelihan hewan kurban.
Pertama, membatasi atau mengurangi jumlah panitia qurban yang terlibat. Pengurus takmir masjid berwenang untuk menentukan jumlah panitia.
Kedua, membatasi atau mengurangi jumlah ternak yang disembelih di lokasi. Hewan qurban yang tidak dapat disembelih di masjid dapat dititipkan kepada lembaga AMIL yang amanah untuk dikirim ke daerah atau negara lain yang lebih membutuhkan.
Ketiga, membagi waktu penyembelihan menjadi 3 hingga4 hari.
Panitia dapat memanfaatkan kesempatan menyembelih di Hari Tasyrik.
Keempat, membagi lokasi penyembelihan menjadi 3 hingga 4 tempat. Lokasi penyembelihan dapat dibagi per wilayah RT.
Baca juga: UGM Tambah Tempat Isolasi Mandiri Covid-19 untuk Masyarakat di Mardliyah Islamic Center
“Panitia kurban juga harus menyediakan air dan sabun dan atau hand sanitizer secara cukup. Anak-anak dan warga lanjut usia (di atas 50 tahun) serta warga yang sakit hendaknya tidak dilibatkan dalam penyembelihan hewan,” paparnya dalam Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban yang diselenggarakan secara daring pada Rabu, 30 Juni 2021 lalu.
Selain itu, lanjutnya, sohibul qurban tidak harus hadir di lokasi penyembelihan. Shohibul Qurban dapat menyaksikan penyembelihan secara online, melalui ZOOM, Webex, Google Meet, YouTube, atau media lainnya.
“Jika lokasi penyembelihan termasuk zona merah, pilihan terbaik adalah hewan disembelih di rumah potong hewan resmi milik pemerintah,” tandasnya. (Rls)