Breaking News:

Percasi Sleman Bina 40 Atlet Untuk Persiapan Porda 2022

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sleman persiapkan 40 atlet catur untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Shafira Devi Herfesa, pecatur cilik asal Kabupaten Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sleman persiapkan 40 atlet catur untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DI Yogyakarta XVI 2022 mendatang, melalui program Puslatkab Sleman.

Sementara program tersebut telah berjalan sejak 1 Juli 2021 yang melibatkan 848 atlet serta 135 pelatih dan official.

Begitu pula dengan cabang olahraga (cabor) catur yang menjadi salah satu cabor yang telah menjalankan Puslatkab di tengah penetapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat oleh pemerintah pusat.

"Latihan tentu berlangsung secara mandiri dan latihan secara online," kata Sekretaris Umum Pengkab Percasi Sleman, Suranto, .

Baca juga: DPRD DIY Rekomendasikan Danais Difokuskan untuk Tanggulangi Dampak COVID-19

Selanjutnya, Suranto memaparka, apabila dari 40 atlet ini, terdapat 20 atlet yang masuk kategori unggulan.

Sedang 20 atlet lainnya bisa dikatakan atlet lapis kedua yang kini terus pemantauan dari tim pelatih maupun Pengkab Percasi Sleman.

"Sementara ini untuk 25 persen atlet adalah muka baru, baik dari level yunior maupun senior. Sedang sisanya adalah atlet-atlet muka lama yang memang diandalkan Sleman pada sejumlah ajang, baik Porda DIY maupun Popda DIY serta ajang-ajang lainnya," jelas Suranto.

Untuk pemain-pemain lama terdapat nama Putra, Iwan Prihastomo MF, Awang PS, M Kahfi, Agus Dwi Subekti, Sabarto Shafira, Anna Wening, Linda Sri Astuti, Mutik Dian, Salsabila, menurut Suranto, nama tersebut masuk menjadi pemain andalan.

Lalu, ada pula sosok andalan lain, yakni Shafira Devi Herfesa, Pecatur cilik kelahiran 13 Desember 2008, sebelumnya ia menyabet dua medali emas pada Porda DIY XV 2019 di Kota Yogyakarta, masing-masing dari nomor catur klasik perorangan dan catur kilat beregu.

Melihat dari potensinya yang besar, dan semangat latihannya yang tinggi, membuat peraih medali emas di kategori Junior Putri E U11 Kejurnas Catur ke-48 di Islamic Center, Ambon, 25-31 Oktober 2019 lalu, bakal menjadi tumpuan Sleman di ajang bergengsi tersebut.

Baca juga: 4.089 Penyandang Disabilitas di Kulon Progo Akan Disuntik Juli Ini

Terakhir, Shafira menunjukkan kualitasnya dalam Turnamen Catur Kilat Online Beregu Putri yang digagas FIDE, Federasi Catur Dunia, Juni 2021 lalu dan diikuti oleh 11 Negara dari 5 benua meliputi Argentina, Georgia, Indonesia, India, Ekuador, Kazakhstan, Brazil, Inggris, Botswana, Uganda dan Kenya.

Shafira menjadi bagian dari tim Regu Catur Putri Indonesia bersama IM Medina Aulia, WIM Dita Karenza, WFM Christine Elisabeth. Dalam ajang tersebut Indonesia berhasil menempati peringkat ketiga.

Shafira tampil mengejutkan di babak final kualifikasi asia dengan poin hampir sempurna. Meraih poin 10,5 dari 11 babak yang dipertandingkan.

Di final beregu putri, Shafira menyapu 10 babak dengan kemenangan. Termasuk mengalahkan 2 senior WCM Veliz Isis asal Argentina dan WCM Moshoboro Arona asal Botwana. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved