Breaking News:

Kesulitan Mendapatkan Oksigen, Rumah Sakit Darurat Kota Magelang Belum Bisa Beroperasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebutkan Rumah Sakit (RS) Darurat yang memiliki daya tampung

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Samuel Ramos/Unsplash.com
Ilustrasi tabung oksigen 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebutkan Rumah Sakit (RS) Darurat di Lapangan Tennis Indoor Kompleks Gelora Sanden, Kota Magelang yang memiliki daya tampung sebanyak 65 pasien Covid-19 yang bergejala ringan sampai sedang, hingga kini belum ditempati pasien.

Plt Kepala Dinkes Kota Magelang, dr Intan Suryahati menuturkan, sebenarnya diharapkan RS Darurat sudah bisa ditempati pada Sabtu kemarin sejak diresmikan oleh Wali Kota Magelang.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Klaten 6 Juli 2021: 643 Terkonfirmasi Baru, 32 Meninggal Dunia

"Namun, hari ini RS Darurat tidak beroperasi karena tidak adanya oksigen, sulit sekali mencari oksigen. Dan, hingga sekarang belum ada pasien yang menempatinya," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Selasa (06/07/2021).

Sedianya, RS Darurat dibuat oleh Pemkot Magelang untuk mencegah terjadinya penumpukan pasien di rumah sakit rujukan akibat penuhnya keterisian tempat tidur (TT).

Bahkan, pihaknya menyebutkan persentase BOR  di rumah sakit rujukan  hampir penuh. Pada pendataan hari ini, di RSUD Tidar jumlah TT 141, sisa 46 TT.

RST dr Soedjono jumlah TT 154, sisa 0 TT.

Kemudian, RSJ Prof Dr Soerojo Magelang jumlah TT 154, sisa 25 TT, dan RSUD Budi Rahayu Magelang jumlah 37 TT, sisa 7 TT.

Baca juga: Evaluasi PPKM Darurat, Bupati Gunungkidul Sebut Penurunan Kasus Hingga Mobilisasi

"Persentase BOR di RS rujukan sudah hampir 100 persen akibat tingginya tren Covid-19 di Kota Magelang," ujarnya.

Sementara itu, saat ditanya terkait kemampuan sumber daya tenaga kesehatan di Kota Magelang dalam menangani pasien Covid-19.

Pihaknya, memastikan tenaga kesehatan di Kota Magelang masih mencukupi.

"Sejauh ini (tenaga kesehatan), masih mampu menangani pasien Covid-19," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved