Breaking News:

Petugas Gabungan Lakukan Penyekatan di Tugu Ireng Magelang Selama PPKM Darurat

Kegiatan penyekatan arus lalu lintas terus digencarkan oleh petugas gabungan dari Polres Magelang dan TNI guna mendukung pelaksanaan PPKM Darurat

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Petugas gabungan lakukan penyekatan selama masa PPKM Darurat, di Tugu Ireng, Kabupaten Magelang, Minggu (04/07/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kegiatan penyekatan arus lalu lintas terus digencarkan oleh petugas gabungan dari Polres Magelang dan TNI guna mendukung pelaksanaan PPKM Darurat yang diterapkan oleh pemerintah pusat mulai (03/07/2021) hingga (20/07/2021). 

Adapun, penyekatan dilakukan di perbatasan wilayah Magelang - Yogyakarta, Tugu Ireng Salam, Kabupaten Magelang.

"Kami lakukan penyekatan hari ini dalam rangka menyikapi situasi saat ini karena Kabupaten Magelang masuk di zona merah maka kami perketat untuk kendaraan dari luar daerah yang masuk," jelas KBO Satlantas Polres Magelang Iptu Aris Mulyono, Minggu (04/07/2021).

Baca juga: Sepekan Terakhir, 4 Pasien Covid-19 Meninggal Ketika Antre Pelayanan IGD di RSUD Wates

Ia menjelaskan jika kendaraan plat nomor dari luar daerah yang tidak dapat menunjukkan surat hasil Swab maupun PCR akan diminta untuk putar balik.

Sementara untuk kendaraan angkutan seperti travel atau bus yang tidak mentaati protokol kesehatan juga akan diminta hal yang sama. 

"Kapasitas juga akan kami periksa, artinya ketika travel atau bus yang berkapasitas diatas 50 persen dan tidak menerapkan prokes, kami juga akan tegas meminta untuk putar balik," lanjutnya. 

Hasil kegiatan penyekatan  siang hari ini, sebanyak 23 kendaraan roda empat terpaksa diminta untuk memutar balik. 

Di antaranya bus sebanyak 1 buah, travel sebanyak 5 dan sisanya adalah kendaraan pribadi. 

Baca juga: Lima Bus Pariwisata Diminta Putar Balik Saat Mengunjungi Kawasan Pantai di Gunungkidul

"Penyekatan ini akan terus kami lakukan sampai dengan tanggal 20 Juli mendatang. Kami ada tiga regu yang selalu siaga di posko penyekatan ini (Tugu Ireng)," ujarnya. 

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menahan diri dulu ketika ingin melakukan perjalanan diluar kota maupun daerah.

Serta,tetap mematuhi protokol kesehatan Covid19 untuk kebaikan dan keselamatan bersama.

"Kami minta masyarakat bisa kooperatif dengan kebijakan PPKM Darurat ini. Agar, pengendalian Covid-19 bisa berhasil," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved