Breaking News:

Mencegah Penularan Kasus Covid-19, Obyek Wisata Candi Borobudur di Magelang Ditutup 

Balai Konservasi Borobudur (BKB)  menutup sementara wisata taman Candi Borobudur menyusul meningkatnya angka lonjakan kasus Covid-19

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Sepi, suasana kios pedagang di Candi Borobudur beberapa waktu lalu sebelum penutupan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Balai Konservasi Borobudur (BKB)  menutup sementara wisata taman Candi Borobudur menyusul meningkatnya angka lonjakan kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah.

Mengutip dari laman resmi  BKB, adapun tindakan tersebut, menindaklanjuti surat edaran Sekretaris Jenderal kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 4924/F F1/TI 00 04 tanggal 21 Juni 2021 tentang Bekerja dari Rumah dan Layanan Cagar Budaya, Museum, dan Galeri.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, membenarkan akan penutupan sementara di destinasi wisata prioritas tersebut.

Baca juga: DPRD Kota Yogyakarta Menyapa, Ketua RT dan RW Mengadu Minta Marwahnya Dikembalikan

"Betul ditutup sementara , karena adanya kenaikan lonjakan kasus Covid-19. Meskipun, kasus penularan di lokasi wisata cenderung kecil,"ucapnya kemarin, Kamis (24/06/2021).

Adapun penutupan destinasi wisata tidak hanya dilakukan di Candi Borobudur namun beberapa destinasi wisata lain juga ditutup sementara yakni, Candi Mendut dan Candi Pawon.

Masih berdasarkan informasi dari laman resmi BKB, direncanakan penutupan dimulai pada Rabu (23/06/2021) hingga (02/07/2021) mendatang.

Mendengar perihal penutupan tersebut, pedagang di Candi Borobudur, Dariyem (45) mengaku sedih namun tidak bisa berbuat apa-apa.

"Pastinya sedih mendapat kabar kalau Candi Mendut ditutup lagi. Karena, sejak pandemi sudah kesekian kali penutupan dilakukan. Namun, bagaimana lagi tidak bisa berbuat apa-apa lagipula demi kebaikan bersama juga," ujarnya.

Ia mengatakan, sejak pandemi merebak dirinya sempat menutup kiosnya hingga 6 bulan lama karena tak adanya pembeli.

Dirinya baru buka lagi, sekitar bulan September 2020 dan tutup kembali hingga Maret 2021.

Baca juga: Rubrik Otomotif Gaspol 52: Gazgas Gorilla Motor Mini Lucu Imut dan Menggemaskan

"Pernah benar-benar tutup gak pernah buka sampai 6 bulan pas pandemi awal-awal itu. Kemarin, lebaran sempat buka tapi tidak banyak yang laku soalnya Candi Mendut juga ditutup," ungkapnya.

Ia pun berharap, penutupan candi tidak berkepanjangan karena dirinya menggantungkan hidupnya dari wisatawan.

Serta, angka kenaikan kasus Covid-19 bisa mereda dan kembali seperti kondisi normal lagi 

"Ya, pastinya harapannya tidak ada  penutupan-penutupan lagi. Karena, keadaan ekonomi kami sudah cukup sulit. Dan, tentunya penyebaran Covid-19 bisa cepat teratasi," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved