Breaking News:

Kominfo & BNPT Ajak Generasi Milenial Gunakan Medsos Secara Bijak

Kominfo melalui acara Talkshow  “Toleransi di Era Digital,” mengangkat tema Mari Tolak dan Lawan Radikalisme Bersama

Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja
Kominfo & BNPT Ajak Generasi Milenial Gunakan Medsos Secara Bijak 

TRIBUNJOGJA.COM - Berkembangnya informasi dunia digital berupa media sosial baik Youtobe, Facebook, Twitter, Whatsapp, Intagram dan Tiktok semakin membuat informasi sangat luas dan cepat menyebar ke masyarakat.

Kominfo melalui acara Talkshow  “Toleransi di Era Digital,” mengangkat tema Mari Tolak dan Lawan Radikalisme Bersama Kominfo bertempat di Stylo Cafe& Kitchen,Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (24/6)

Dalam acara tersebut, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Nasional Penanggulangan  Terorisme (BNPT) mengajak Generasi Milenial untuk lebih bijak menggunakan media sosial.

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum & Keamanan Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, Bambang Gunawan menjelaskan berkembangnya era digital serta keragaman multidimensi di masyarakat membuat paham paham radikalisme dan intoleransi cepat berkemban

Dalam acara tersebut Kominfo juga memberikan arahan bagaimana menggunakan media sosial yang baik dan berbagai cara mengoptimalkan digital melalui media sosial.   

“Mari gunakan media sosial dengan lebih bijak dan santun, bukan hanya pas ketemu santun tetapi di media sosial juga,” ujar Bambang Gunawa

Bambang menambahkan banyaknya kaidah bahasa dan gaya bahasa  yang kurang santun beredar di media sosial sehingga menimbulkan kontradiksi di masyarakat yang penuh keragaman ini.

Bambang menambahkan kegiatan tersebut merupakan sinergitas antara Kominfo dengan BNPT, bagaimana menanggulangi radikalisme yang subur dan sasaranya generasi muda milenial.

Bambang menjelaskan ruang digital khususnya media sosial merupakan media paling efektif saat ini. Kominfo menjelaskan era saat ini bukan hanya banjir informasi tetapi tsunami informasi.

“Generasi Milenial jangan sampai jemari kita lebih berefek daripada otak kita itu yang kami tekankan, malah kadang kita kasih contoh kalo asal share bisa jadi dipidanakan dan tersandung UU ITE,” tegasnya

Kol. Czi Rahmad Suhendro Kasubdit Pengamanan Lingkungan BNPT  membenarkan yang menjadi sasaran dalam paham radikalisme di era digital mayoritas generasi milenial dan perempuan.

Rahmad menambahkan Milenial harus bisa memilih data yang sesungguhnya dan tidak asal share kejelasanya karena era pandemi ini gencar-gencarnya para pelaku radikalisme proses rekrutmen sehingga orang tua juga waspada dan mengawasi putra mereka. Rahmad menambahkan BNPT selalu melakukan pendekatan dengan hati dalam langkah preventif. (AND) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved