MasterChef Indonesia Season 8
Cerita Adi dan Jenny Kontestan MasterChef Indonesia Season 8, Sering Panik dan Takut Mubazir
Keduanya ternyata pernah menceritakan kisah setelah masuk babak 15 besar di acara masak memasak itu. Sedikit demi sedikit, mereka memperlihatkan kara
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Bagi Anda penggemar acara MasterChef Indonesia Season 8, pasti tidak asing dengan kontestan yang bernama Adi dan Jenny.
Keduanya ternyata pernah menceritakan kisah setelah masuk babak 15 besar di acara masak memasak itu
Sedikit demi sedikit, mereka memperlihatkan karakter asli yang belum sepenuhnya terbuka di episode Galeri MasterChef.
Mereka mau membuka diri di program Keeping Up With The Chef yang tayang di RCTI+.
Jenny ternyata adalah orang yang mudah panik. Dia pernah merasa bingung ketika masuk dalam pressure test.
Saat pressure test, para peserta diminta untuk memasak makanan dengan bahan yang sudah ditentukan dewan juri.
Di situ, Jenny akui dirinya kalut dan tidak tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu.
Nah, cara dia untuk mengatasi panik adalah dengan melihat Adi.
Hal ini dia lakukan karena meja Adi kacau dan cenderung tidak tertata. Itu memberikan rasa yang menentramkan untuknya.
Mungkin saja, dengan melihat ada yang lebih tidak teratur, Jenny merasa lebih tenang.
“Aku sih penginnya saus yang diambil sama Bryan ya plump sauce gitu. Karena aku kelamaan mikir jadinya ambil sriracha. Karena aku sering lihat di supermarket Thailand gitu”, jelasnya mengenang saat itu.
Saat ditanya bagaimana caranya menghilangkan panik, Jenny enggan menjawab karena menurutnya pertanyaan itu salah alamat.
Kisah menarik lain juga datang dari Adi.
Baru diketahui bahwa Adi ternyata tidak suka bahan makanan yang tersisa.
Dia memilih untuk mengambil bahan kontestan lain daripada mengambil dari dapur MasterChef.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jenny-dan-adi-kontestan-masterchef-indonesia-season-8.jpg)