Breaking News:

Sebanyak 650 Anggrek Ditanam di Kompleks Perkantoran Pemkab Sleman

Sebanyak 650 anggrek dari pelbagai jenis, ditanam di area perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman hingga taman Denggung.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Ketua TP PKK Sleman, menaman anggrek dalam kegiatan pencanangan gerakan menanam anggrek di Kabupaten Sleman, Sabtu (19/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak 650 anggrek dari pelbagai jenis, ditanam di area perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman hingga taman Denggung.

Penanaman dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Sleman bersama Perkumpulan Anggrek Merapi Sleman (PAS) sebagai bagian dari pencanangan gerakan menanam anggrek di Kabupaten Sleman.

Tujuannya, disamping menambah keindahan lingkungan juga dapat memberi edukasi kepada masyarakat, tentang jenis tanaman anggrek. 

Baca juga: Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta Sidak 2 Rumah Sakit, Temukan Semua Bed Telah Terisi Penuh

"Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menambah keindahan lingkungan. Tapi juga membawa dampak peningkatan ekonomi, khususnya para ibu dan anggota tim PKK yang dapat  memanfaatkan waktu luang di rumah," kata Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Sleman, Sari Danang Maharsa, melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/6/2021). 

Ratusan anggrek yang ditanam memiliki beragam jenis. Di antaranya, spacy, hybrid, maupun anggrek tanah yang terdapat di kawasan lereng Merapi.

Kegiatan pencanangan gerakan menanam anggrek itu dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Menurut dia, penanaman anggrek di lingkungan kantor Pemkab Sleman ini mendukung upaya untuk memperkenalkan pelbagai jenis varietas tanaman anggrek yang ada di Bumi Sembada. 

Baca juga: Penjelasan Ketua IDI soal Bahaya Varian Delta Virus Corona: Lebih Banyak Menular pada Orang Muda

Ia berharap, dengan mengenal tanaman hias berbunga cerah itu dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk mulai budidaya anggrek di rumah maupun lingkungan.

Apabila budidaya anggrek ditekuni dengan sungguh-sungguh, menurut dia, dapat menjadi potensi ekonomi yang dapat mendukung meningkatkan kesejahteraan di masyarakat. 

"Berkenaan hal itu, jika Sleman berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan dan budidaya anggrek, maka perlu upaya dan langkah strategis serta kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan," jelas Danang. 

Sementara itu, Ketua PAS, Fransisca mengatakan, anggota perkumpulan anggrek Merapi di Sleman cukup banyak. Bukan hanya penghobi saja. Melainkan ada juga dari petani hingga pedagang.

"Kami berharap kegiatan kami ini dapat didukung sehingga dapat mengangkat anggrek sebagai potensi ekonomi," harapnya. (rif) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved