Pengda Persambi DIY Gelar Kejurda Perdana

Pengurus Daerah Persatuan Sambo Indonesia (Pengda Persambi) DIY akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) untuk kali pertama.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
Istimewa
Persambi Beraudiensi dengan KONI DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Daerah Persatuan Sambo Indonesia (Pengda Persambi) DIY akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) untuk kali pertama. Digelarnya kegiatan tersebut guna memenuhi persyaratan menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY.

Pada Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) bulan Maret 2021 lalu, Persambi DIY belum resmi disahkan sebagai anggota karena masih memiliki beberapa persyaratan yang kurang. Satu di antaranya belum pernah menggelar Kejurda.

Ketua Panitia Kejurda Sambo DIY tahun 2021, Lafran Arse Jamaluddin mengatakan, kejuaraan akan dihelat Minggu (20/6/2021). "Ini kali pertama Kejurda Persambi akan diadakan. Alhamdulillah diikuti sekitar 75 peserta dari 4 kabupaten dan 1 kota di DIY,” kata Lafran, Kamis (17/6/2021).

“Kejurda ini akan mempertandingkan kelas junior di bawah 15 tahun, yang selama ini Sambo di Indonesia belum pernah mempertandingkan kelas junior. Untuk kategorinya kita tetap mengikuti juklak maupun juknis dari PB Persambi yaitu kategori sport dan combat," lanjutnya.

Persambi DIY juga akan menggelar sertifikasi wasit di Padepokan Judo Pengda PJSI DIY, Sorowajan, Banguntapan, Bantul, Sabtu (19/6) sebagai syarat utama untuk menjadi wasit daerah serta syarat mengikuti sertifikasi wasit nasional.

Perihal tujuan diadakannya kegiatan kejurda ini tak lepas dari peran sambo sebagai olahraga prestasi yang diharapkan dapat menghasilkan atlet-atlet potensial yang berprestasi dan dapat mewakili Persambi DIY di ajang kejurnas nantinya.

Kemudian dalam ajang kejurnas itu juga diharapkan ada atlet yang meraih prestasi, untuk kemudian bisa mewakili DIY di ajang eksibisi cabor sambo Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Oktober 2021 mendatang.

"Di ajang Kejurnas nanti kita akan berangkatkan minimal 1 atlet dari tiap kabupaten/kota, baik kelas combat maupun sport. Saat ini memang sudah terdata ada 9 atlet yang akan berangkat ke kejurnas,” jelas Lafran. (tsf)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Sabtu 19 Juni 2021 halaman 10.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved