Breaking News:

Update Daftar Harga Bahan Pangan di DI Yogyakarta, Cabai Turun Hingga Telur Alami Kenaikan

Harga komoditi bahan pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta secara umum mengalami penurunan. Termasuk dari komoditas hortikultura

TRIBUNJOGJA/ Azka Ramadhan
ILUSTRASI Satu di antara pedagang cabai di Pasar Beringharjo, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Harga komoditi bahan pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta secara umum mengalami penurunan.

Termasuk dari komoditas hortikultura yang juga mengalami penurunan pada pekan kedua Juni 2021 ini.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengungkapkan, komoditas hortikultura yang mengalami tekanan harga yakni cabai rawit merah dan cabai merah besar.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pelarangan Hajatan Mengemuka, Ini Penjelasan Wakil Bupati Klaten

"Meski terjadi fluktuasi pada komoditas cabai, tapi harga tersebut masih cukup menguntungkan bagi petani alias tidak anjlok," ujarnya, Jumat (11/6/2021).

Adapun dari data Kamis (10/6/2021) kemarin tekanan harga yang dialami komoditi cabai rawit merah yakni Rp 26.700 menjadi Rp 25.700/Kg dan cabai merah besar dari Rp 22.300 menjadi Rp 21.700/Kg atau turun di kisaran 3 hingga 4 persen.

Sebaliknya harga cabai merah keriting naik tipis dari Rp 14.700 menjadi Rp 15.300/Kg dan cabai rawit hijau dari Rp 19.700 menjadi Rp 20 ribu/Kg.

Yanto menyatakan harga komoditas bahan pangan lainnya seperti beras, tepung terigu, gula pasir dan daging sapi dalam harga kondisi stabil.

Sedangkan harga minyak goreng masih mengalami fluktuasi, hal ini disebabkan harga minyak sawit mentah dunia yang juga masih tinggi.

Untuk harga daging ayam broiler yang semula melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 35.000/Kg, kini sudah turun dibawah harga acuan pemerintah menjadi Rp 34.000/Kg.

"Namun sayangnya harga telur ayam ras sedikit mengalami kenaikan sehubungan pencairan Program Keluarga Harapan serta seiring permintaan pasar sedikit meningkat," imbuhnya.

Adapun ketersediaan stok komoditi bahan pangan di DIY, Yanto mengatakan bahwa jumlahnya masih dalam kondisi aman.

Baca juga: Cegah Klaster Covid-19 di DI Yogyakarta Meluas, Acara Arisan Hingga Takziah Harus Ada Izin Satgas

Dari data per 7 Juni 2021, jumlah stok beras sebanyak 34.795 ton, jagung 399 ton, bawang merah 1.508 ton dan bawang putih 482 ton.

Sementara untuk cabai merah keriting 269 ton, cabai rawit merah 235 ton, daging sapi 516 ton, daging ayam ras 975 ton, gula pasir 1409 ton dan minyak goreng 17.637 ton.

Dengan kondisi ini, disimpulkan bahwa permintaan pasar cenderung masih tinggi sementara dari sisi ketersediaan pasokan bahan pangan pokok, secara umum jumlahnya sangat mencukupi bagi kebutuhan masyarakat di DIY. (nto) 

Penulis: Santo Ari
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved