Breaking News:

17 Peserta Arisan Online Hoki Gugat Istri Anggota Dewan Bantul

Sebanyak 17 warga melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Bantul karena merasa dirugikan oleh pengelola arisan daring Hoki.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Agus Wahyu
17 Peserta Arisan Online Hoki Gugat Istri Anggota Dewan Bantul
IST/KOMPASIANA
ILUSTRASI

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 17 warga melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Bantul karena merasa dirugikan oleh pengelola arisan daring Hoki. Sidang perdana perkara bernomor 51/Pdt.G/2021/PN berlangsung pada Kamis (10/6/2021).

Kuasa hukum para korban, Mahendra Handoko mengatakan, arisan Hoki dimiliki GP, yang saat ini menjadi pihak tergugat 1. Sosok GP disebut-sebut merupakan istri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul.

Gugatan dilayangkan karena upaya mediasi secara kekeluargaan sejak Januari lalun gagal ditempuh. Para korban juga telah beberapa kali mendatangi suami GP, yaitu DT yang saat ini menjadi tergugat 2.

"Janjinya akan menyelesaikan pembayaran. Dia mengakui bahwa istrinya salah, dan siap bertanggungjawab," kata Mahendra.

Arisan online Hoki dijalankan dengan cara transfer iuran oleh para anggotanya. Mereka tidak saling mengenal satu sama lain, dan hanya berinteraksi melalui grup WhatsApp.

Seorang korban, Lumintu Reni Lestari mengungkapkan dirinya mengikuti arisan sejak 2020 lalu dan merugi hingga Rp20 juta. "Ikut arisan untuk menabung, tapi dana tak kunjung cair. Lalu, (GP) saat dicari tidak pernah ketemu, WA juga tidak pernah dibalas. Karena itu, saya memilih jalur hukum ini," ungkapnya.

Korban lainnya, Dian Astikasari mengatakan awalnya pembayaran berjalan normal dan ia sudah empat kali mendapatkan pembayaran. Namun, pembayaran mulai tersendat pada Januari 2021. ”Saya rugi Rp 120 juta. Harapannya uang bisa dikembalikan," terangnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Hanung Raharjo mengaku tidak mengetahui kasus yang menyeret anggotanya itu. Pihaknya pun akan melakukan penelusuran terlebih dahulu terkait adanya keterlibatan oknum anggota legislatif dalam kasus tersebut.

"Kami belum mengetahui, malah baru tahu kalau ada kabar itu. Coba nanti saya klarifikasi dulu apakah itu benar anggota kami atau bukan," katanya. (maw)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Jumat (11 Juni 2021), halaman 04.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved