BCA Berkomitmen Beri Beasiswa kepada Pelajar Berprestasi, Tingkatkan Kualitas Diri Lewat Pendidikan
BCA terus berkomitmen untuk membantu pelajar lulusan SMA/SMK untuk meningkatkan pendidikan diri melalui Program Pendidikan Akuntansi
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BCA terus berkomitmen untuk membantu pelajar lulusan SMA/SMK untuk meningkatkan pendidikan diri melalui Program Pendidikan Akuntansi (PPA) dan Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI).
Sejak 1996, BCA menyediakan PPA non-gelar untuk mendapatkan pembekalan ilmu akuntansi selama 30 bulan.
Setelah selesai pendidikan, mereka memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu serta berkesempatan untuk bekerja di BCA.
Hingga tahun 2020 lalu, PPA telah meluluskan 1.617 siswa. Pada tahun 2020, terdapat 129 peserta lulusan PPA dan masih terdapat sembilan angkatan yang sedang menempuh pendidikan.
Baca juga: IHGMA Yogyakarta dan SatelQu Berkolaborasi Berikan Kemudahan Moda Transportasi
Saat ini, program PPA telah bertransformasi menjadi Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP).
Sementara, program PPTI non-gelar ditujukan kepada lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang berprestasi dan berminat meningkatkan kemampuan di bidang teknik informatika.
PPTI non-gelar dilaksanakan selama 30 bulan dengan menerapkan sistem gugur dengan standar kelulusan yang relatif tinggi.
Dari awal penyelenggaraan program hingga tahun 2020, telah terdapat 10 angkatan dan meluluskan 153 alumni. Pada akhir tahun 2020, terdapat 172 peserta PPTI non-gelar yang sedang menempuh pendidikan.
EVP CSR BCA Inge Setiawati mengatakan beasiswa merupakan salah satu bentuk kepedulian BCA terhadap dunia pendidikan di Indonesia.
Pihaknya berupaya memberikan kesempatan yang merata kepada lulusan terbaik SMA/SMK sederajat dan juga mahasiswa berprestasi dalam meraih pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Kesempatan tersebut juga merupakan bagian dari regenerasi berkesinambungan yang dilakukan BCA untuk mengajak kaum muda Indonesia yang berprestasi untuk masuk ke industri perbankan.
Selain itu, BCA juga menyediakan jalur Beasiswa Bakti BCA. Sejak 1990-an, BCA bekerja sama dengan 18 perguruan tinggi di Indonesia dan menjalankan program Beasiswa Bakti BCA untuk mahasiswa Strata Satu (S1) berprestasi namun memiliki kendala finansial
Selain pendanaaan perkuliahan dan biaya hidup, BCA memfasilitasi program pengembangan diri meliputi pelatihan leadership, self awareness, creative thinking, dan financial planning bagi millennial.
“Tahun ajaran 2020-2021, Beasiswa Bakti BCA diberikan kepada 790 mahasiswa di 18 perguruan tinggi negeri tersebut dengan total donasi sebesar Rp 5,45 Miliar,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Tribun Jogja, Senin (7/6/2021).
Inge berharap, penerima beasiswa Bakti BCA dapat mengembangkan potensi diri untuk mencapai performa yang optimal serta mempersiapkan diri masuk dunia kerja.
Baca juga: PAN Tegaskan Dukungan untuk Heroe Poerwadi di Pilkada 2024
Sebagian dari lulusan berprestasi dari program Beasiswa Bakti BCA telah menapaki jenjang karier yang berbeda-beda di BCA.
“Kehadiran kaum muda tersebut merupakan upaya integratif yang dilakukan BCA agar senantiasa adaptif dan relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup saat ini,” kata dia.
Menurut Inge, BCA tentu harus beradaptasi dengan kebutuhan dan gaya hidup masa kini. Salah satunya dengan terus membuka diri terhadap lulusan terbaik dan putra-putri berprestasi untuk berkarir di BCA.
“Melalui program PPBP, kami mengajak kaum muda Indonesia untuk mewujudkan mimpinya berkarya di dunia perbankan, dan secara berkesinambungan memperoleh pendidikan demi melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di dunia perbankan,” tandasnya. (ard)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bank-bca.jpg)