Warga Trimurti Bantul Mendukung Penerapan Prokes

Pemakaman jenazah pasien Covid-19 tanpa prokes di Mayongan, Kalurahan Trimurti, Srandakan, Bantul, murni karena ketidaksengajaan dari warga.

Penulis: Santo Ari | Editor: Agus Wahyu
Dokumentasi BPBD Kota Yogyakarta
Ilustrasi pemakaman pasien positif Covid-19. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemakaman jenazah pasien Covid-19 tanpa protokol kesehatan di Mayongan, Kalurahan Trimurti, Srandakan, Bantul, murni karena ketidaksengajaan dari warga. Ketua RT 114 Mayongan, Dusun Cagunan, Kalurahan Trimurti, Zainudin menjelaskan, tidak ada penjelasan utuh dari keluarga terkait status pasien sehingga warga membantu melakukan pemakaman tidak menggunakan dengan prosedur yang benar.

Menurut Zainudin, warga baru tahu jenazah positif corona setelah Puskesmas Srandakan menginformasikan hasil swab setelah pemakaman. "Pada dasarnya warga sangat mendukung (prokes). Sebelum ini, empat bulan lalu ada warga yang terpapar Covid, dan dikebumikan secara prokes dan warga pun menerima dan tidak menolak," ujarnya. (nto)

Baca Tribun Jogja edisi Sabtu (05 Juni 2021) halaman 04.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved