Yogyakarta
Muswil ke-VIII Jadi Pijakan PPP DIY Merajut Persatuan
Agenda utama forum musyawarah tertinggi di tingkat provinsi ini lebih fokus memilih 5 anggota formatur.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VIII, di Harjobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Jumat (4/6/2021).
Agenda utama forum musyawarah tertinggi di tingkat provinsi ini, bukan memilih ketua DPW PPP DIY periode 2021-2026, namun lebih fokus memilih 5 anggota formatur.
Nantinya, tim formatur-lah yang akan berembug untuk memilih pengurus harian seperti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) maupun pengurus lainnya.
Hal ini sesuai PO Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Baca juga: Daftar Lengkap Pengurus DPP PPP Periode 2020-2025, Ketum Suharso Monoarfa, Sekjen Arwani Thomafi
Disamping itu, Muswil yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal Arwani Thomafi ini, diharapkan menjadi pijakan awal bagi partai berlambang Ka'bah untuk mempersatukan "gerbong" menuju Pemilu 2021.
"Kemarin, sudah amburadul. Disini menjadi titik nolnya. (Muswil) ini menjadi pijakan awal untuk kembali mempersatukan, menuju (pemilu) 2024," kata Ketua Panitia Pelaksana, Qomary Zaman, ditemui di lokasi.
Qomary mengungkapkan, Partai Persatuan Pembangunan, Daerah Istimewa Yogyakarta sebelumnya sempat mengalami perpecahan.
Bahkan, Ia mengatakan ada banyak orang yang keluar dengan slogan "kosongkan gerbong".
Melalui musyawarah wilayah ke-VIII dengan tema "kembali pulang menuju ka'bah" maka dirinya berharap dapat menjadi semangat untuk kembali mempersatukan.
"Harapannya harus bisa bersatu. Nah, di sini adalah pijakan awalnya," kata dia.
Momentum muswil diharapkan juga dapat menciptakan energi baru yang diimbangi meningkatnya elektabilitas suara partai di pemilu tahun 2024.
Musyawarah wilayah ini merupakan forum musyawarah tertinggi dalam partai di tingkat provinsi untuk membahas masalah organisasi, kepemimpinan, dan program kerja partai 5 tahun ke depan.
Baca juga: Ketua DPW PPP DIY Amin Zakaria Dukung Komunikasi Politik DPP dengan Partai Lain
Di sisi lain juga menumbuhkan kaderisasi partai dalam setiap tingkatan.
Koordinator Humas dan Media Massa DPW PPP DIY, Yuliantoro mengatakan, agenda Muswil diawali dengan pembahasan tata tertib. Kemudian, Laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan pemilihan lima anggota formatur.
Anggota formatur tersebut dipilih oleh anggota musyawarah cabang (muscab), 5 DPC di Daerah Istimewa Yogyakarta, kemudian 4 unsur Banom (badan Otonom), dan perwakilan 3 orang dari DPW yang dipilih secara musyawarah.
Lima anggota formatur yang terpilih, nantinya berembug dipimpin oleh satu pengurus dari DPP untuk memilih pengurus harian seperti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) maupun pengurus lainnya.
"Harapannya, ini bisa berjalan lancar, aman dan tertib. Kemudian, dapat terpilih pemimpin yang kredibel, visioner dan bisa mengakomodir konstituen," kata dia.
Yuliantoro mengakui, kepengurusan DPW DIY periode lalu belum bisa maksimal.
Karenanya, melalui muswil ke-VIII nantinya diharapkan dapat terpilih pemimpin yang mampu menjembatani semua kelompok, baik dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama maupun organisasi Islam lainnya.
Hal ini, sesuai dengan tema yang diusung, kembali pulang menuju ka'bah.
Baca juga: DPW PPP DIY Optimis Penuhi Target Perolehan Suara
Sebab, sebelumnya banyak orang-orang dari partai Ka'bah yang mengembara.
"Harapannya, ini dapat merangkul semua dalam persatuan," kata dia.
Muswil ke-VIII ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Peserta dan tamu undangan terlihat duduk saling berjarak.
Panitia melakukan pembatasan peserta dan tidak menyelenggarakan keramaian maupun pengerahan massa.
Laskar yang hendak turut memeriahkan Muswil, Panitia meminta cukup untuk memasang bendera partai di masing-masing daerahnya.
Kendati demikian, tetap saja ada sejumlah laskar yang hadir ke lokasi.
Sejumlah aparat keamanan terlihat berjaga. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/muswil-ke-viii-jadi-pijakan-ppp-diy-merajut-persatuan.jpg)