Breaking News:

Serie A

INTER MILAN: Inilah Kunci Utama Nerazzurri Juara Serie A dan Keraguan Conte ke Spurs

Nerazzurri memenangkan Scudetto untuk pertama kalinya dalam 11 tahun bulan lalu, setelah mengalahkan rival mereka dengan penampilan luar biasa

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MIGUEL MEDINA / AFP
Wakil Presiden Inter Milan Javier Zanetti, Presiden Inter Milan Steven Zhang, pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte, Koordinator Olahraga Inter Milan Gabriele Oriali dan CEO Inter Milan Giuseppe Marotta memegang Trofi Scudetto saat para pemain dan staf Inter merayakan kemenangan Serie Kejuaraan 2020-2021 setelah pertandingan sepak bola Serie A Italia terakhir mereka Inter Milan vs Udinese pada 23 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Stefan de Vrij yakin formasi 3-5-2 Antonio Conte yang terkenal sangat penting dalam membantu Inter Milan menjadi juara Serie A.

Nerazzurri memenangkan Scudetto untuk pertama kalinya dalam 11 tahun bulan lalu, setelah mengalahkan rival mereka dengan penampilan luar biasa setelah Natal.

De Vrij menjadi bagian dari tiga bek Nerazzurri yang tak tertembus bersama Milan Skriniar dan Alessandro Bastoni, yang mengakhiri musim sebagai pertahanan terbaik Serie A.

“Di Inter, kami mencapai Scudetto sebagai hasil kerja keras selama dua tahun dengan sistem ini,” kata bek Inter menjelaskan dikutip Tribun Jogja dari FcInterNews.it via Football Italia, setelah Belanda bermain imbang 2-2 dengan Skotlandia dalam pemanasan Euro 2020- pertandingan pada hari Rabu.

Stefan de Vrij dan Cristiano Ronaldo di Liga Italia Serie A Juventus vs Inter pada 15 Mei 2021 di stadion Juventus di Turin.
Stefan de Vrij dan Cristiano Ronaldo di Liga Italia Serie A Juventus vs Inter pada 15 Mei 2021 di stadion Juventus di Turin. (Isabella BONOTTO / AFP)

“Anda perlu banyak mengerjakannya (3-5-2) untuk waktu yang lama: itulah satu-satunya cara Anda dapat membuat formasi bekerja dengan sempurna.”

De Vrij dilatih oleh mantan pelatih Inter Milan Frank de Boer bersama tim nasional Belanda, yang menggantikan Ronald Koeman setelah ia hengkang ke Barcelona musim panas lalu.

Belanda mencoba menggunakan sistem 3-5-2 untuk pertandingan mereka melawan Skotlandia dan tidak semuanya berjalan sesuai rencana, karena pasukan De Boer ditahan imbang yang mengecewakan.

De Vrij bermain 85 menit di Portugal dan memberikan pengalamannya bermain dengan formasi tersebut.

“Ini adalah pertama kalinya kami bermain dengan 3-5-2 dan Anda melihat banyak hal bagus, tetapi juga banyak hal yang dapat ditingkatkan.

“Anda harus sinkron dengan seluruh pertahanan dengan sistem ini, komunikasi menjadi penting.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved