Breaking News:

PSS Sleman

Manajemen PSS: Dua Pemain Asing PSS Sleman Diharapkan Datang dalam Bulan Ini

Dalam waktu satu bulan mendatang, Liga 1 Indonesia akan kembali digelar setelah vakum selama satu tahun. PSS Sleman yang sedang mempersiapkan timnya

freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam waktu satu bulan mendatang, Liga 1 Indonesia akan kembali digelar setelah vakum selama satu tahun.

PSS Sleman yang sedang mempersiapkan timnya, akan segera mendatangkan penggawa asing anyar pada satu atau dua pekan yang akan datang.

"Dua slot pemain asing akan diisi untuk striker dan playmaker, seperti dikatakan oleh coach Dejan Antonic dalam Anniversary ke-45 PSS, Minggu (30/5/2021) malam lalu. Diharapkan kedua pemain asing sudah datang 1-2 minggu ini, untuk bisa segera beradaptasi dengan para pemain lainnya," ujar Humas PSS Sleman, Yohanes Sugianto, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Barcelona FC Belum Selesai, Inilah Target BarcaSetelah Kun Aquero dan Eric Garcia

Namun pihak PSS belum dapat membeberkan siapa pemain yang akan datang jelang akhir persiapan Liga 1 ini.

Dengan begitu, jika pemain asing itu datang di akhir persiapan, mereka musti menyesuaikan diri dengan cepat bersama para pemain yang sudah lebih dulu berlatih sebelumnya.

Kedua posisi tersebut memang menjadi sektor vital di PSS Sleman kali ini, jika melihat pada turnamen pramusim, Piala Menpora 2021 lalu, tim asuhan Dejan Antonic ini memang minim materi di lini serang.

Sementara posisi tersebut kini dihuni oleh Saddam Gaffar, Irfan Bachdim, dan Rafi Angga.

Dari ketiganya, kekuatan PSS saat di Piala Menpora 2021 masih bertumpu pada Saddam Gaffar yang berhasil mencatatkan dua gol di gawang Persib Bandung dalam dua laga.

Baca juga: Soal Kuota Haji untuk Jemaah Indonesia, Ini Penjelasan Menteri Agama RI

Sementara itu, PSS juga sudah merencanakan bakal menggelar pemusatan latihan (TC) dalam waktu dekat ini, hanya belum ditentukan di mana mereka akan melakukan TC tersebut.

"Para pemain tetap berlatih seperti biasanya. direncanakan akan melakukan pusat pelatihan (tc), namun tempatnya belum ditentukan," tutup Yohanes. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved