Wawancara Eksklusif
Kadinkes : Sleman Zona Orange Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sebut wilayahnya masuk dalam kategori zona orange covid-19
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa risiko penularan tinggi atau zona merah di Pulau Jawa hanya ada di Kabupaten Sleman dan Kota Salatiga. Data ini dihimpun oleh Satgas Penanganan Covid-19 pada tanggal 16 Mei 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo, pun angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait informasi tersebut.
Berikut hasil wawancara yang dapat dihimpun Tribun Jogja pada Rabu (19/5) :
1. Menurut Satgas Penanganan Covid-19, Sleman masuk dalam zona merah, apakah hal tersebut benar?
Kalau menurut kajian kita, bahkan dalam 14 hari ini, Kabupaten Sleman berada di zona oranye.
Bahkan angka reproduksinya hanya 0,7 dan tinggal menunggu satu minggu lagi, kalau bisa bertahan maka Sleman akan masuk zona kuning.
Saya tidak tahu, kriteria yang dipakai pemerintah pusat, kok Sleman masih dianggap zona merah.
Mungkin BNPB menggunakan data sebelumnya, saya tidak tahu. Yang jelas kami menggunakan data yang bergerak terus setiap hari.
Tapi kalau menurut kajian kita, sejak 3 Mei atau 14 hari lalu, Sleman masuk di zona oranye.
2. Bagaimana peta epidemiologi Covid-19 di Kabupaten Sleman?
Per 15 Mei 2021 kemarin, untuk Kabupaten Sleman, memang belum ada kapanewon yang masuk zona hijau.
Meski demikian, saat ini jumlah kapanewon yang masuk zona merah berkurang drastis dari sebelumnya sembilan kapanewon saat ini tinggal dua kapanewon saja, yakni di Moyudan dan Mlati.
Untuk kapanewon berzona oranye ada 12 lokasi, yakni Gamping, Godean, Minggir, Seyegan, Depok, Berbah, Prambanan, Kalasan, Sleman, Tempel, Turi, dan Pakem. Sementara zona kuning di berada di tiga kapanewon, yakni Cangkringan, Ngemplak, dan Ngaglik.
Jadi berdasarkan peta epidemiologi terbaru ini, Kabupaten Sleman sudah masuk zona oranye.
Angka penularannya 0,75 di bawah rata-rata nasional 0,91.
Baca juga: UPDATE Peta Sebaran Kasus Baru Covid-19 hingga Jumat 21 Mei 2021 Pagi Ini, Berikut Data Rinciannya
3. Bagaimana langkah Dinkes Sleman Sleman selama ini dalam mengolah data penyebaran Covid-19?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wawancara-eksklusif-kadinkes-sleman-joko-hastaryo-klarifikasi-tentang-sleman-masuk-zona-merah.jpg)