Kabupaten Bantul

BREAKING NEWS : Tak Bisa Berenang, Seorang Pelajar Tewas Tenggelam di Sungai Ledok Pokoh Bantul

Seorang pelajar berusia 12 tahun tenggelam di Sungai Ledok Pokoh di Padukuhan Pokoh 2, Kalurahan Dlingo, Kapanewon Dlingo.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Polsek Dlingo
Petugas Polsek Dlingo melakukan pemeriksaan terkiat orang meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Ledok Pokoh di Padukuhan Pokoh, Kalurahan Dlingo, Kapanewon Dlingo, Rabu (19/05/2021) . 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang pelajar berusia 12 tahun tenggelam di Sungai Ledok Pokoh di Padukuhan Pokoh 2, Kalurahan Dlingo, Kapanewon Dlingo.

Siswi berinial NR tersebut tenggelam pada Rabu (19/05/2021).

Kapolsek Dlingo, AKP Abdul Jalil mengatakan bocah malang tersebut tenggelam saat bermain air di sungai bersama temannya.

Teman korban ialah DY (12).

"Kejadian Rabu (19/05/2021) sekitar pukul 12.00 di sungai Lepo atau Ledok Pokoh. Korban satu orang, NR (12), meninggal dunia," katanya, Rabu (19/05/2021).

Baca juga: Kronologi Lengkap Pembunuhan Bocah di Temanggung, Ditenggelamkan ke Bak Mandi 4 Kali

Ia menceritakan korban bersama temannya DY bermain air di sungai tersebut.

Saat akan terjun ke sungai, DY sudah mengingatkan korban agar tidak terjun.

Namun korban tidak mendengarkan perkataan DY, lalu terjun ke sungai. 

Setelah terjun ke sungai, korban kesulitan untuk berenang.

Karena khawatir temannya dalam bahaya, DY kemudian berteriak-teriak minta tolong. 

"Korban sudah diingatkan oleh saksi (DY), kalau tidak bisa berenang jangan terjun ke sungai. Tetapi peringatan saksi tidak diindahkan oleh korban. Setelah terjun, ternyata korban tidak bisa berenang," tuturnya.

Mendengar teriakan DY, orang lain yang juga berada di lokasi kejadian segera memberikan pertolongan.

Baca juga: Warga Yogya Nyaris Terseret Ombak di Pantai Siung Gunungkidul

Korban mendapat pertolongan sekitar pukul 12.30.

Namun nahas, nyawa NR tidak bisa diselamatkan.

"Setelah mendapat laporan kami langsung berkoordinasi dengan Puskemas Dlingo 1 dan INAVIS Polres Bantul. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban tidak bisa berenang dan kondisi sungai dalam," ujarnya. 

Setelah memeriksa saksi dan mengamankan barang bukti, pihaknya menyerahkan jenazah korban kepada keluarga untuk dimakamkan. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved